Tim JKW PWI Dampingi Yanni Krishnayanni Jelajah Negeri dan Daki 7 Gunung Tertinggi

loading...
Tim JKW PWI Dampingi Yanni Krishnayanni Jelajah Negeri dan Daki 7 Gunung Tertinggi
Tim JKW-PWI akan mencoba mengukir sejarah melalui kegiatan touring menjelajah 17.000 kilometer (km) dan mendaki 7 gunung bersama Yanni Krishnayanni. FOTO/SINDOnews/THOMAS MANGGALA
JAKARTA - Tim Jelajah Kebangsaan Wartawan Persatuan Wartawan Indonesia (Tim JKW- PWI ) akan mencoba mengukir sejarah sekaligus membawa berbagai misi dari berbagai lembaga dan instansi pemerintah melalui kegiatan touring menjelajah 17.000 kilometer (km) bersama Yanni Krishnayanni. Wanita yang berprofesi wartawan ini akan mengawali touringnya dari Jakarta ke Sabang hingga Merauke serta mendaki 7 Summit in Indonesia dan mengibarkan bendera Merah Putih di puncaknya.

"Tim JKW-PWI akan menghabiskan waktu perjalanan selama 4 bulan, dan diharapkan kembali masuk Jakarta, 22 Desember, pas Hari Ibu dengan menggunakan sepeda motor," kata Ketua PWI Pusat, Atal S Depari sebagai Pembina dan penanggung jawab Tim JKW-PWI saat melakukan audiensi dengan jajaran Kemenhub, Kamis (10/6/2021).

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana JKW-PWI, Dar Edi Yoga mengatakan, Tim JkW-PWI berangkat dari Jakarta menuju Sumatera melalui Lampung, Palembang, Babel, Bengkulu, dan Jambi untuk melakukan pendakian pertama pada Gunung Kerinci (3.805mdpl). "Setelah itu, tim menuju Sumatera Barat, dilanjutkan ke Riau, Medan hingga Provinsi Aceh, tepatnya Titik Nol Pulau We dan kembali menyusuri Sumatera hingga Kepri," kata Dar Edi Yoga.

Baca juga: Rintis Jalur Pendakian Baru, Komunitas Jaguar Buka Camp Ground Menuju Arjuno

Seusai dari Kepri, tim menyebrang ke Pulau Kalimantan untuk menyusuri wilayahnya dan melakukan pendakian keduanya di Gunung Bukit Raya (2.278mdpl), gunung tertinggi di Kalimantan. "Setelah itu tim melanjutkan perjalanan ke Pulau Sulawesi dan melanjutkan pendakian Gunung Latimojong (3.443mdpl), dan berlanjut ke Maluku dan melakukan pendakian di Gunung Binaiya (3.027mdpl), setelah itu menyebrang ke Papua dan mendaki Gunung Cartenz Pyramid (4.884mdpl) yang merupakan gunung tertinggi untuk lempeng Asia. Lalu melanjutkan perjalanan bermotor menuju NTT, NTB hingga Bali, dan ke Jawa, diperkirakan berakhir pada hari Rabu, 22 Desember 2021 di Jakarta," katanya.



Dar Edi Yoga menjelaskan bahwa seluruh perjalanan Tim JKW-PWI, nantinya diliput oleh sejumlah wartawan yang mendampingi perjalanan Yanni Krishnayanni. Sementara dua gunung lainnya, yakni Gunung Rinjani (3.726mdpl) dan Gunung Semeru (3.676mdpl). "Perjalanan tersebut akan dibukukan, dan kami tengah menyiapkan tim penyusun buku perjalanan Tim JKW-PWI ini," kata Dar Edi Yoga.

Dalam audiensi tersebut, Kabiro Komunikasi & Informasi Publik Kemenhub, Junaidi mempertanyakan apakah selama perjalanan nantinya menggunakan angkutan umum. Menjawab pertanyaan tersebut, Atal S Depari mengatakan, ada dan mengharapkan diagendakan rapat koordinasi teknis dengan teman di Kemenhub untuk men-setting perjalanan Yani, panggilan akrab Yanni Krishnayanni, agar terkoneksi dengan agenda Kemenhub.

Baca juga: Sempat Ditutup, Jalur Pendakian Gunung Penanggungan Kembali Dibuka

"Untuk menyebrang ke pulau lain, tentu ada naik kapal laut, sebut saja dari Babel, Kepri, Kalimantan, Sulawesi dan ke pulau lainnya," kata Atal S Depari.

Tim JKW-PWI nantinya juga mengunjungi tempat-tempat wisata dan memantau perkembangan pembangunan yang sudah ada. Seperti yang diutarakan peserta audiensi, Direktur Pemberitaan Kantor Berita Antara, Akhmad Munir yang memberi masukan agar tim JKW-PWI bisa mampir dan melintasi pekerjaan Kemenhub seperti yang ada di Banda Aceh.

"Bisa melihat sebuah proyek strategis Kemenhub yang jadi ikonik di daerah dan kabarkan tentang kabar baik kepada masyarakat bangsa ini bahwa fasilitas, mode transportasi sudah terkoneksi. Beritakan itu dengan menarik, syukur-syukur dibuat seremonial soal kearifan lokal. Ini bisa menjadi berita yang bagus. Sebut saja ada lima destinasi pariwisata yang diinformasikan ke masyarakat," katanya.

Munir berharap Kemenhub bisa menunjang kegiatan tim JKW-PWI karena ini merupakan momentum yang bagus untuk mem-blow up program Kemenhub.



Audiensi Tim JKW-PWI bersama Kemenhub dengan jargon #GaspolSalam SatuAspal digelar secara daring ini juga diikuti oleh Tenaga Ahli Komunikasi Kemenhub Ahmad Thonthowi Djauhari dan staf Kemenhub lainnya.
(abd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top