Gerak Cepat Kapolri Sikat Pelaku Premanisme Diapresiasi

Jum'at, 11 Juni 2021 - 21:57 WIB
loading...
Gerak Cepat Kapolri...
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Foto/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kapolri Jenderal PolListyo Sigit Prabowo bergerak cepat sikat pelaku premanisme di Jakarta Utara setelah mendapat telepon Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mendapat keluhan sopir kontainer yang dipalak. Pakar psikologi forensik Reza Indragiri Amriel mengapresiasi gerak cepat Listyo tersebut.

Meski begitu seharusnya pemberantasan aksi premanisme tidak hanya di Jakarta Utara, namun juga di seluruh Indonesia. "Ini bagus. Angkat topi kita atas kesigapan Kapolri. Tapi bolehlah kita berharap bahwa atensi dari pejabat selevel Presiden tidak hanya terarah ke satu Kotamadya. Apalagi tidak sulit untuk melihat betapa premanisme dan pungli berlangsung di mana-mana dengan skala yang berbeda," kata Reza dalam keterangan tertulis, Jumat (11/6/2021).

Reza bercerita mengenai Kapolri Jenderal Sutanto dilantik selang beberapa bulan langsung melakukan pembersihan terhadap kantong-kantong preman seluruh Indonesia termasuk daerah-daerah rawan.

Baca juga: Puluhan Preman Tukang Palak Sopir Truk di Jakarta Barat Digulung

"Wakapolri Komjen Pol Syafruddin juga pernah katakan bahwa membersihkan street crime itu gampang. Tapi faktanya, memang tidak mudah menyapu bersih premanisme dan palakisme sebagai street crime," kata Reza.

Reza menilai sulitnya penumpasan aksi premanisme di seluruh Indonesia terjadi karena pergerakannya tidak lagi individu melainkan secara terorganisir. Bahkan dia menduga dengan teroganisir kejahatan diduga ada pelindung di balik aksi premanisme.

Baca juga: Preman di Tanjung Priok Tak Punya Rasa Takut, Polisi: Mereka seperti Duri Dalam Daging

"Boleh jadi sudah menyerupai atau bahkan menjelma sebagai kejahatan terorganisasi. Dengan pemikiran seperti itu, maka penting ditelusuri adakah eksekutornya, adakah bosnya, bahkan mungkin adakah pelindungnya yang bekerja sebagai oknum aparat," bebernya.

Kerja kepolisian tidak lagi tersekat pada unit reskrim namun penguatan unit intelijen di lapangan juga perlu diperkuat. Pihak kepolisian juga harus kembali melihat ke dalam dirinya ada atau tidaknya anggota yang terlibat dibalik aksi premanisme.

"Hari ini, Kapolri sudah bekerja cepat. Sekali lagi, itu bagus. Tapi itu tidak cukup. Efek gentar sekaligus efek jera baru muncul kalau unsur keajegan juga terealisasi. Jadi, kecepatan dalam menindak premanisme dan palakisme harus dijaga konsistensinya. Tidak hanya di Jakarta Utara. Tidak hanya kali ini. Dan, tentu saja, tidak hanya berdasarkan telepon Presiden," pungkasnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Kapolri: Kegiatan Sebelum Diserahkan ke Kejaksaan
Usai Ziarah ke Makam...
Usai Ziarah ke Makam Soekarno dan Gus Dur, Kapolri Tabur Bunga di Makam Soeharto
Boni Hargens Minta Hilangkan...
Boni Hargens Minta Hilangkan Prasangka Buruk terhadap Polri
Ziarah ke Makam Soekarno...
Ziarah ke Makam Soekarno di Blitar, Kapolri: Menyerap Nilai Pemimpin Bangsa
Boni Hargens Lihat Polri...
Boni Hargens Lihat Polri Makin Humanis: Kunci Stabilitas Sosial Politik
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Jelang Hari Bhayangkara,...
Jelang Hari Bhayangkara, Kapolri Ziarah ke Makam Gus Dur
Pengamat Apresiasi Pendekatan...
Pengamat Apresiasi Pendekatan Humanis Polri dalam Mengawal Aksi Demonstrasi Mahasiswa
4 Kombes Pol Digeser...
4 Kombes Pol Digeser Kapolri ke Dirreskrimum Polda pada Mutasi 7 Mei 2026
Rekomendasi
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Meriahkan HUT ke-499...
Meriahkan HUT ke-499 Jakarta, 2.000 Anak Ikuti Khitanan Massal Gratis
Gelar Upacara HUT ke-499...
Gelar Upacara HUT ke-499 di Monas, Pemprov DKI Jakarta Tampilkan Tarian dan Defile OPD
Berita Terkini
Jokowi Minta PSI Dukung...
Jokowi Minta PSI Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode, AHY: Pemilu 2029 Masih Lama
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Izin Tinggal WNA, Dirjen Imigrasi Minta Buka Akses Seluas-luasnya untuk KPK
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
Gugat Penetapan Capres...
Gugat Penetapan Capres 2014 dan 2019, Bonatua Bawa Novum Baru ke PTUN
Polisi Sebut Pelimpahan...
Polisi Sebut Pelimpahan Roy Suryo dan Tifa Sesuai Prosedur KUHAP
BPIP Umumkan 76 Calon...
BPIP Umumkan 76 Calon Paskibraka 2026 Tingkat Pusat, Ini Nama-namanya
Infografis
4 Kombes Pol Pecah Bintang...
4 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan dari Kapolri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved