Aspirasinya Soal PLKB Direspons, Yahya Zaini Apresiasi BKKBN

Kamis, 10 Juni 2021 - 13:35 WIB
loading...
Aspirasinya Soal PLKB...
Anggota Komisi IX DPR RI Yahya Zaini merasa lega karena BKKBN telah merespons aspirasinya soal PLKB Non ASN akan diangkat menjadi ASN dan PPPK. Foto/Dok SINDO
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR RI Yahya Zaini merasa lega karena Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional ( BKKBN ) telah merespons aspirasinya soal Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Non ASN akan diangkat menjadi ASN dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Politikus Partai Golkar ini mengapresiasi pemerintah melalui BKKBN.

"Perjuangan melalui rapat-rapat di Komisi IX sehingga mereka dapat diangkat sebagai PNS merupakan kabar baik dan gembira," katanya, Kamis (10/6/2021).

Dia mengaku sudah berulang kali menyampaikan masalah tersebut dalam setiap rapat DPR dengan BKKBN. Dengan tegas dirinya meminta BKKBN memperjuangkan nasib 9.600 PLKB Non ASN menjadi ASN atau PNS dalam setiap rapat itu.

Baca juga: Ridwan Kamil Dorong BKKBN Jabar Wujudkan Keharmonisan Keluarga

"Saya sangat gembira mendengar penjelasan Kepala BKKBN Pusat Hasto Wardoyo pada Rapat Dengar Pendapat, tanggal 7 Juni 2021, yang memberikan informasi bahwa BKKBN mendapat formasi pengangkatan PLKB Non ASN menjadi ASN sebanyak 315 orang sedangkan 4036 akan diangkat menjadi PPPK," tuturnya.

Legislator asal Daerah Pemilihan Jawa Timur VIII ini membeberkan bahwa perbedaan PNS dengan PPPK hanya terletak pada hak pensiun dan jaminan hari tua. Jika PNS bisa mempunyai hak pensiun dan jaminan hari tua, sedangkan PPPK tidak punya hak pensiun dan hari tua.

Sementara itu, hak-hak yang lain tetap sama, seperti penggajian, tunjangan, kenaikan pangkat, hak cuti, dan lain-lain. "Saya berkeras memperjuangkan aspirasi tersebut karena setiap berkunjung ke Dapil selalu mendapat keluhan dari para PLKB Non ASN yg sudah mengabdi lebih dari 10 sampai 15 tahun tetapi nasibnya tidak jelas," ujarnya.

Dirinya berharap sisa PLKB Non ASN yang belum dapat jatah tahun ini, dijadikan ASN di tahun berikutnya. Sehingga, semuanya terserap menjadi ASN. Sebab, pengabdian PLKB Non ASN selama ini harus dibalas dengan status yang jelas.

"Dengan keterbatasan formasi yang dapat diterima, tentunya saya berharap BKKBN melakukan seleksi secara transparan dengan mengutamakan mereka yang pengabdiannya paling lama. Ini merupakan indikator yang paling mutlak membalas jerih payah mereka," pungkasnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketum PGRI Prihatin...
Ketum PGRI Prihatin Guru Terpecah dalam Kubu ASN, PPPK dan Honorer
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor
ASN BPK Ditahan KPK...
ASN BPK Ditahan KPK setelah Terjaring OTT: Saya Enggak Terima Uang, Ini Enggak Adil
ASN BPK Kenakan Rompi...
ASN BPK Kenakan Rompi Oranye KPK
Mengubah Ledakan Populasi...
Mengubah Ledakan Populasi Lansia Indonesia Menjadi Kekuatan Emas: Menjemput Bonus Demografi Kedua
Lantik 221 PNS DPD RI,...
Lantik 221 PNS DPD RI, M Iqbal Tekankan Budaya Kerja yang Berintegritas
Pendaftaran Poltek SSN...
Pendaftaran Poltek SSN 2026 Segera Dibuka? Lulusan Bisa Jadi CPNS
WFH ASN Setiap Jumat...
WFH ASN Setiap Jumat Diklaim Bikin Negara Hemat Rp1,95 Triliun, Begini Hitungannya
Gaji ke-13 ASN dan Pensiunan...
Gaji ke-13 ASN dan Pensiunan Cair Awal Juni, Catat Tanggal Pastinya
Rekomendasi
Gelar Upacara HUT ke-499...
Gelar Upacara HUT ke-499 di Monas, Pemprov DKI Jakarta Tampilkan Tarian dan Defile OPD
Cerita El Rumi & Syifa...
Cerita El Rumi & Syifa Hadju Bulan Madu di Italia, Romantis hingga Penuh Kejutan
Pascapemadaman Listrik...
Pascapemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa, PLN Update Kondisi Perbaikan
Berita Terkini
Polisi Sebut Pelimpahan...
Polisi Sebut Pelimpahan Roy Suryo dan Tifa Sesuai Prosedur KUHAP
BPIP Umumkan 76 Calon...
BPIP Umumkan 76 Calon Paskibraka 2026 Tingkat Pusat, Ini Nama-namanya
Bonatua Kecewa PTUN...
Bonatua Kecewa PTUN Jakarta Putuskan Sidang Gugatan Penetapan Capres Jokowi Jadi E-Court
Suap Rp61,7 Miliar ke...
Suap Rp61,7 Miliar ke Pejabat Bea Cukai, Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara
Momen Pelimpahan Roy...
Momen Pelimpahan Roy Suryo ke Kejaksaan, Sempat Adu Mulut Tolak Pakai Baju Tahanan
5.000 Jembatan Gantung...
5.000 Jembatan Gantung Dibangun, Prabowo Ingin Percepat Konektivitas Pelosok
Infografis
Respons Rusia soal Trump...
Respons Rusia soal Trump Telepon Putin untuk Akhiri Perang Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved