Terus Gemakan Jokowi 3 Periode, Ferdinand: Lebih Baik Ubah Aturan Ketimbang Pecah

Senin, 07 Juni 2021 - 10:27 WIB
loading...
Terus Gemakan Jokowi...
Ferdinand Hutahean tetap menyuarakan kemungkinan dilanjutkannya periode kekuasaan Jokowi meskipun dengan mengubah konstitusi. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Wacana untuk menjadikan Jokowi sebagai presiden tiga periode terus didengungkan. Kendati konstitusi telah menetapkan batas periode kekuasaan seorang presiden, bukan sesuatu yang mustahil untuk mengubahnya.

Setelah politikus PDIP Effendi Simbolon yang menilai baik wacana Jokowi menjabat untuk kali ketiga, kali ini dukungan untuk satu kali periode Jokowi disuarakan aktivis Ferdinand Hutahaean . Dalihnya adalah keterbelahan bangsa Pemilu 2024 sebagai bagian dari rangkaian panasnya Pemilu 2019.

"Residu Pilpres 2019 belum selesai meski @prabowo dan @sandiuno sudah jadi pembantu Pres @jokowi, dan sekarang bangsa kita sudah sibuk lagi untuk kembali memasuki era keterbelahan politik." kata Ferdinand Hutahaean dilansir dari cuitan twitternya Senin(07/06/2021)

Baca juga: Tolak Presiden Tiga Periode, Megawati Selamatkan Jokowi dari Jebakan

Menurut dia, mesti ada solusi untuk itu. Mantan anggota Partai Demokrat ini mengatakan keterbelahan politik tersebut dapat dicegah. Caranya, melanjutkan masa pemerintahan Jokowi menjadi tiga periode. "Saya kadang jadi berpikir, daripada bangsa ini harus terbelah lebih jauh, apa tidak lebih baik LANJUTKAN 3 Periode saja?" lanjutnya

Ferdinand menilai mewujudkan cita-cita tiga periode bukanlah hal yang mudah. Hal ini mengingat masa jabatan dibatasin dengan konstitusi.

"Memang tidaklah mudah soal LANJUTKAN 3 Periode ini. Konstitusi kita mengatur 2 Periode maksimum jabatan Presiden dan Wapres." ujarnya
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ferdinand Hutahaean:...
Ferdinand Hutahaean: Jokowi Khianati Prabowo Demi Ambisi Politik Keluarga di 2029
Ferdinand Hutahaean...
Ferdinand Hutahaean Putar Rekaman Hasto soal Revisi UU KPK: Pak Jokowi Jangan Cuci-cuci Tangan
Ferdinand Hutahaean:...
Ferdinand Hutahaean: Jokowi Bisa Dikategorikan Makar di Kisruh Bandara IMIP
Bertemu Megawati, Jimly:...
Bertemu Megawati, Jimly: Banyak Topik Pembahasan, Salah Satunya Reformasi Polri
Berikan Buku Amendemen...
Berikan Buku Amendemen UUD ke Megawati, Jimly: Usai Urus Polisi, Kita Benahi yang Lain
Ketua MPR: Kita Tidak...
Ketua MPR: Kita Tidak Mengunci Rapat Kemungkinan Amendemen UUD 1945
Warga Karo Bangun Patung...
Warga Karo Bangun Patung Jokowi Senilai Rp2,5 Miliar, Simbol Terima Kasih
Ini Riwayat Pendidikan...
Ini Riwayat Pendidikan Seluruh Presiden Indonesia, Sudah Tahu?
Jokowi Apresiasi Pertemuan...
Jokowi Apresiasi Pertemuan Prabowo-Megawati
Rekomendasi
Prancis vs Maroko Belum...
Prancis vs Maroko Belum Kick-off, Jurnalis Malah Adu Jotos
Meghan Markle Siap Kembali...
Meghan Markle Siap Kembali ke Inggris Bersama Pangeran Harry dan Anak-anaknya
Sekolah Alam Arus Kualan...
Sekolah Alam Arus Kualan Kalbar Bukti Pendidikan Berkualitas Tak Bergantung Fasilitas
Berita Terkini
Polri Geledah 13 Lokasi...
Polri Geledah 13 Lokasi Dugaan Korupsi Batu Bara, Istana: Kita Hormati Proses Hukum
Sambut Harlah ke-28,...
Sambut Harlah ke-28, PKB Fasilitasi Beasiswa Jejak Nusantara untuk Siswa Arus Kualan
Menlu dan Ketua MPR...
Menlu dan Ketua MPR Bawa Delegasi PBNU-Muhammadiyah ke Pemakaman Ali Khamenei
Tolak Perang Tarif Pajak,...
Tolak Perang Tarif Pajak, IKPI Usulkan Ini saat RDPU dengan DPR
OTT Bupati Sukoharjo,...
OTT Bupati Sukoharjo, KPK Tangkap Empat Orang Lain Terkait Kasus Pemerasan
Persoalkan Penetapan...
Persoalkan Penetapan Tersangka, Sidang Praperadilan Kedua Roy Suryo Digelar Hari Ini
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved