Baru 3 Tahun Pimpin Jawa Barat, RK Dinilai Tak Elok Mau Nyapres
Senin, 07 Juni 2021 - 09:30 WIB
loading...
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berpeluang diusung parpol kalau elektabilitasnya terus naik. Foto/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Beberapa hari belakangan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) menunjukkan geliat untuk maju di Pemilu Presiden (Pilpres) 2024. Setelah menyatakan siap untuk dipinang partai politik (parpol), RK juga bertemu Ketua Umum Partai Demokrat Agys Harimurti Yudhoyono dan Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto.
Analis Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina Jakarta, Hendri Satrio menilai bahwa RK ini terlalu dini memproklamirkan diri sebagai capres. Pasalnya, mantan Wali Kota Bandung itu baru memimpin Jabar jelang 3 tahun.
"Terlalu dini RK, terlalu cepat dia, dia itu kan bary 2,5 tahun jelang 3 tahun kan memimpin Jawa Barat. Masa baru sebentar kemudian sudah memproklamirkan dirinya sebagai calon presiden meninggalkan masyarakat Jawa Barat kan nggak elok ya. Kasihan masyarakat Jawa Barat sebetulnya," kata Hendri saat dihubungi, Senin (7/6/2021).
Baca juga: Pilpres Masih Jauh, Pertemuan Ridwan Kamil dengan AHY dan Airlangga Cuma Penjajakan
Adapun kans RK diusung parpol, pendiri lembaga riset KedaiKOPI ini mengatakan, bisa saja RK dilirik parpol selama elektabilitasnya terus naik. Hanya saja, ia melihat bahwa RK selama ini masih berada di nomor 4 paling tinggi setelah para kepala daerah lainnya.
Analis Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina Jakarta, Hendri Satrio menilai bahwa RK ini terlalu dini memproklamirkan diri sebagai capres. Pasalnya, mantan Wali Kota Bandung itu baru memimpin Jabar jelang 3 tahun.
"Terlalu dini RK, terlalu cepat dia, dia itu kan bary 2,5 tahun jelang 3 tahun kan memimpin Jawa Barat. Masa baru sebentar kemudian sudah memproklamirkan dirinya sebagai calon presiden meninggalkan masyarakat Jawa Barat kan nggak elok ya. Kasihan masyarakat Jawa Barat sebetulnya," kata Hendri saat dihubungi, Senin (7/6/2021).
Baca juga: Pilpres Masih Jauh, Pertemuan Ridwan Kamil dengan AHY dan Airlangga Cuma Penjajakan
Adapun kans RK diusung parpol, pendiri lembaga riset KedaiKOPI ini mengatakan, bisa saja RK dilirik parpol selama elektabilitasnya terus naik. Hanya saja, ia melihat bahwa RK selama ini masih berada di nomor 4 paling tinggi setelah para kepala daerah lainnya.
Lihat Juga :