Tokoh Agama Berperan Penting Perkuat Semangat Kebangsaan dan Keagamaan

Sabtu, 05 Juni 2021 - 23:21 WIB
loading...
Tokoh Agama Berperan...
Ketua Komisi Kerukunan Antar Umat Beragama Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Abdul Moqsith Ghazali. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Semangat kebangsaan dan keagamaan hendaknya bukan sesuatu yang perlu dipertentangkan. Praktik melaksanakan upacara bendera, hormat kepada bendera Merah Putih dan aksi yang memuat kecintaan terhadap negara dan dasar negara Pancasila bukan sesuatu yang bertentangan dengan ajaran agama.

Bahkan Pancasila yang lahir sebagai dasar negara bangsa Indonesia ini merupakan hasil dari nilai-nilai ajaran agama dan kebudayaan yang dirumuskan oleh para pemimpin terdahulu, sehingga menyatukan bangsa Indonesia. Namun, demikian perlu juga adanya pengarusutamaan Pancasila ini dalam ajaran keagaamaan

Ketua Komisi Kerukunan Antar Umat Beragama Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Abdul Moqsith Ghazali mengungkapkan untuk pengarusutamaan kompatibilitas Pancasila dan ajaran agama di masyarakat dibutuhkan peran serta dari para tokoh agama.

“Tokoh agama memiliki peran yang besar dalam pengarusutamaan kompatibilitas Pancasila dan ajaran agama. Karena merekalah yang sehari-harinya bertemu langsung dengan masyarakat sehingga harus bisa mengkampayekan Pancasila tidak bertentangan dengan ajaran agama,” tuturnya di Jakarta, Jumat 4 Juni 2021.

Apalagi, kata dia, banyak bermunculan propaganda yang dilancarkan oleh oknum serta kelompok-kelompok yang tak bertanggung jawab berupa indoktrinisasi yang mengatakan bahwa Pancasila adalah biang masalah bangsa sehingga tidak relevan dengan ajaran agama khususnya Islam.

“Kelompok tersebut getol mengampanyekan bahwa Pancasila adalah buatan manusia sehingga disebut sebagai produk kafir dan lain sebagainya. Padahal bagi umat Islam, Pancasila adalah perasan dari ajaran Islam. Oleh karena itu tidak ada sila-sila dalam Pancasila ini yang bertentangan dengan nilai-nilai ajaran Islam,” tutur Wakil Ketua Lembaga Bahtsul Masail Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) ini.Baca juga: Pancasila Dinilai Mampu Mencegah Radikalisme dan Terorisme

Dia mengungkapkan, jika masih ada kelompok-kelompok yang sering membenturkan antara Pancasila dan agama ini menurutnya tentu memiliki perspektif serta pandangan keagamaan yang sempit. “Padahal dengan mengamalkan nilai-nilai Pancasila pada hakekatnya juga sudah mengamalkan dari ajaran Islam yang rahmatan lil alamin,” ungkapnya.

Moqsith mengatakan, di dalam Musyawarah Nasional Alim Ulama Nahdlatul Ulama (NU) yang membahas masalah keagamaan yang digelar di Situbondo pada tahun 1983 silam, salah satunya keputusanya bahwa sila pertama dalam Pancasila itu mencerminkan tauhid dalam Islam itu sendiri.

“Tentunya ini sangat menjiwai sila-sila lainnya yang ada di dalam Pancasila itu sendiri. Jadi jangan dipertentangkan atau diperdebatkan lagi relevan atau tidak. Sudah dijelaskan di Munas Alim Ulama NU tahun 1983 lalu yang melahirkan deklarasi tentang hubungan Pancasila dengan Islam. Dalam deklarasi itu juga dijelaskan bahwa penerima dan pengamalan Pancasila merupakan perwujudan dari upaya umat Islam di Indonesia untuk menjalankan syari’at agamanya,” tutur pria yang biasa disapa Kiai Moqsith ini.Baca juga: Panglima TNI Pimpin Apel Pasukan Penebalan Satgas Covid-19 di Kabupaten Blora

Dia juga meminta keterlibatan seluruh lapisan bangsa, khususnya pemerintah untuk memperkuat relasi harmoni antara Pancasila dan agama sebagai upaya penolakan terhadap oknum-oknum dan kelompok yang membenturkan antara keduanya.

“Ini perlu dilakukan demi menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia agar tidak terpecah belah. Aparatur pemerintah perlu menjadi ujung tombak dan menjadi uswatun hasanah menyangkut pengamalan Pancasila dalam pengelolaan pemerintahan dari atas sampai ke bawah,” tuturnya.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BNPP Gelar Upacara Hari...
BNPP Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Peran Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa
Hari Lahir Pancasila...
Hari Lahir Pancasila 2026, Irfan Aghasar Tekankan Pentingnya Persatuan dan Keadilan Sosial
Hari Lahir Pancasila,...
Hari Lahir Pancasila, Prabowo: Rakyat Hanya Jadi Penonton di Atas Kekayaan Bangsa Sendiri
Jokowi Tak Hadir di...
Jokowi Tak Hadir di Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Ternyata Ini Alasannya
Shanty Alda Nathalia...
Shanty Alda Nathalia Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan Bangsa di Hari Lahir Pancasila
Pancasila Lahir Bukan...
Pancasila Lahir Bukan dari Ruang Kosong, Presiden: Sebuah Konsensus Agung
Peringatan Hari Lahir...
Peringatan Hari Lahir Pancasila, Yuke Yurike Ajak Generasi Muda Perkuat Rasa Cinta Tanah Air
UP Bentuk LPIP untuk...
UP Bentuk LPIP untuk Kawal Implementasi Nilai Pancasila di Kampus
Polemik Film Pesta Babi,...
Polemik Film Pesta Babi, Aktivis Jakarta: Pancasila Mengajarkan Kritik Beradab
Rekomendasi
Catat! Minggu Ini Tidak...
Catat! Minggu Ini Tidak Ada CFD di Jalan Sudirman-Thamrin dan Rasuna Said
Apa yang Terjadi Sehari...
Apa yang Terjadi Sehari Sebelum Kick-Off Piala Dunia 2026?
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Berita Terkini
Kader Muhammadiyah Uji...
Kader Muhammadiyah Uji Penetapan Awal Bulan Hijriah oleh Menag ke MK
Roy Suryo Pertanyakan...
Roy Suryo Pertanyakan Legal Standing Ade Darmawan di Kasus Ijazah Jokowi
64 PSE Sudah Lapor ke...
64 PSE Sudah Lapor ke Komdigi, Nurul Arifin Berharap Angkanya Terus Meningkat
Harumkan Nama Bangsa,...
Harumkan Nama Bangsa, Kolonel Cpn Jimmy Sirait Raih Gelar Master di US Army War College
Pimpinan Lembaga Antirasuah...
Pimpinan Lembaga Antirasuah Diduga Terseret Kasus MBG, Ini Tanggapan KPK
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved