PAN Akui Potensi Ridwan Kamil, Rekam Jejaknya Disamakan Jokowi
Sabtu, 05 Juni 2021 - 18:35 WIB
loading...
Sekjen PAN menyatakan siapa pun yang nanti diusung PAN, calon bersangkutan harus punya efek ekor jas untuk PAN. Foto/tangkapan layar
A
A
A
JAKARTA - Sekretaris Jenderal DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno memuji potensi Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil sebagai calon presiden (capres) potensial 2024. Di sisi lain, PAN juga menyadari bahwa PAN juga harus memikirkan efek ekor jas dari calon yang akan diusung kelak.
"Pilpres ini kan wajib kita maju dengan tiket partai. Sementara pilkada ini kan meskipun sulit, tetapi bisa juga maju sebagai calon independen. Sehingga partai pasti akan membuat tiketnya itu dimaksimalkan pemberian tiketnya itu kepada satu, kader partai itu sendiri; kedua, orang yg sudah merupakan representasi partai, atau ya orang yg akan dikaderkan," kata Eddy dalam rilis survei yang bertajuk "Peta Politik Menuju 2024 dan Peta Politik Mutakhir" secara daring, Sabtu (5/6/2021).
Baca juga: Pertemuan Airlangga Hartarto-Ridwan Kamil Punya Agenda Pilpres 2024
Sehingga, Eddy melanjutkan, siapapun yang nanti akan menjadi calon presiden yang diusung, PAN akan lebih bangga kalau bisa mencalonkan kader sendiri. Tetapi bagaimanapun, PAN juga harus melihat bahwa harus ada efek ekor jas terhadap elektabilitas PAN.
"Seminimal mungkin, tapi harus ada coattail effect-nya. Jangan sampai nanti kita salah memilih sehingga kmd kita tidak mendapatkan mafaat dari proses pencapresan itu. Ini yang menurut saya menjadi salah satu pusat perhatian kita ke depannya," terangnya.
"Pilpres ini kan wajib kita maju dengan tiket partai. Sementara pilkada ini kan meskipun sulit, tetapi bisa juga maju sebagai calon independen. Sehingga partai pasti akan membuat tiketnya itu dimaksimalkan pemberian tiketnya itu kepada satu, kader partai itu sendiri; kedua, orang yg sudah merupakan representasi partai, atau ya orang yg akan dikaderkan," kata Eddy dalam rilis survei yang bertajuk "Peta Politik Menuju 2024 dan Peta Politik Mutakhir" secara daring, Sabtu (5/6/2021).
Baca juga: Pertemuan Airlangga Hartarto-Ridwan Kamil Punya Agenda Pilpres 2024
Sehingga, Eddy melanjutkan, siapapun yang nanti akan menjadi calon presiden yang diusung, PAN akan lebih bangga kalau bisa mencalonkan kader sendiri. Tetapi bagaimanapun, PAN juga harus melihat bahwa harus ada efek ekor jas terhadap elektabilitas PAN.
"Seminimal mungkin, tapi harus ada coattail effect-nya. Jangan sampai nanti kita salah memilih sehingga kmd kita tidak mendapatkan mafaat dari proses pencapresan itu. Ini yang menurut saya menjadi salah satu pusat perhatian kita ke depannya," terangnya.
Lihat Juga :