Putuskan Haji 2021 Batal Berangkat, Menag Sudah Konsultasi ke Presiden
Kamis, 03 Juni 2021 - 14:11 WIB
loading...
Menag Yaqut Cholil Qoumas mengumumkan, bahwa pelaksanaan haji 2021 dibatalkan dan tercantum dalam Keputusan Menteri Agama RI Nomor 660 Tahun 2021. Foto/Kemenag
A
A
A
JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengumumkan bahwa pelaksanaan haji 2021 dibatalkan. Hal itu tercantum dalam Keputusan Menteri Agama RI Nomor 660 Tahun 2021 tentang Pembatalan Keberangkatan Haji 1442 Hijriah/ 2021 masehi.
Baca juga: Indonesia Batal Kirim Jamaah Haji 2021, Ini Pertimbangannya
Kebijakan tersebut diambil setelah menerima informasi dari Kerajaan Arab Saudi. Selain itu pihaknya telah berkomunikasi dengan ulama, Komisi VIII DPR RI, penyelenggara Haji dan lainnya.
Baca juga: Breaking News, Haji 2021 Resmi Batal
"Menetapkan pembatalan penyelenggaraan Haji 1442 Hijriah/2021 Masehi," ujar Yaqut melalui siaran YouTube Kementerian Agama, Kamis (3/6/2021).
Baca juga: Dirjen PHU Kemenag Pastikan Uang Jamaah Haji Aman, jika Mau Bisa Diambil
Yaqut mengaku telah menghadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelum mengambil keputusan ini. Karenanya, ia berharap kebijakan tersebut dapat diterima khalayak.
Diwartakan sebelumnya, informasi Indonesia dapat atau tidak kuota haji 2021 masih simpang siur. Hingga kini, pemerintah Arab Saudi belum mengumumkan secara resmi.
Di sisi lain, Saudi hanya membolehkan jamaah yang sudah disuntik vaksin bersertifikasi dari Badan Kesehatan Dunia atau WHO untuk berhaji. Sedangkan, vaksin Sinovac yang mayoritas dipakai jamaah asal Indonesia belum mendapatkan izin. Komisi VIII DPR meminta Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas untuk menghadap Presiden Joko Widodo terkait kepastian haji 2021.
Baca juga: Indonesia Batal Kirim Jamaah Haji 2021, Ini Pertimbangannya
Kebijakan tersebut diambil setelah menerima informasi dari Kerajaan Arab Saudi. Selain itu pihaknya telah berkomunikasi dengan ulama, Komisi VIII DPR RI, penyelenggara Haji dan lainnya.
Baca juga: Breaking News, Haji 2021 Resmi Batal
"Menetapkan pembatalan penyelenggaraan Haji 1442 Hijriah/2021 Masehi," ujar Yaqut melalui siaran YouTube Kementerian Agama, Kamis (3/6/2021).
Baca juga: Dirjen PHU Kemenag Pastikan Uang Jamaah Haji Aman, jika Mau Bisa Diambil
Yaqut mengaku telah menghadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelum mengambil keputusan ini. Karenanya, ia berharap kebijakan tersebut dapat diterima khalayak.
Diwartakan sebelumnya, informasi Indonesia dapat atau tidak kuota haji 2021 masih simpang siur. Hingga kini, pemerintah Arab Saudi belum mengumumkan secara resmi.
Di sisi lain, Saudi hanya membolehkan jamaah yang sudah disuntik vaksin bersertifikasi dari Badan Kesehatan Dunia atau WHO untuk berhaji. Sedangkan, vaksin Sinovac yang mayoritas dipakai jamaah asal Indonesia belum mendapatkan izin. Komisi VIII DPR meminta Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas untuk menghadap Presiden Joko Widodo terkait kepastian haji 2021.
(maf)
Lihat Juga :