Operasi Salvage KRI Nanggala-402 Berakhir, TNI AL Ucapkan Terima Kasih ke AL China
Kamis, 03 Juni 2021 - 11:18 WIB
loading...
Danguskamla Koarmada II Laksamana Pertama TNI I Gung Putu Alit Jaya, menyerahkan sertifikan kepada Athan RI Senior Kolonel Chen Yongjing. Foto/Dispenal
A
A
A
JAKARTA - TNI Angkatan Laut (AL) menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Angkatan Laut China (People Liberation Army Navy/PLA Navy) yang telah mengirimkan tiga kapalnya yakni PLA Navy Ship Ocean Tug Nantuo-195, PLA Navy Ocean Salvage & Rescue Yong Xing Dao-863 dan Research Vessel (R/V) Tan Suo Er Hao dalam Operasi Salvage KRI Nanggala-402 yang On Eternal Patrol di Perairan Bali.
Ungkapan apresiasi ini disampaikan Komandan Gugus Keamanan Laut (Danguskamla) Komando Armada II Laksamana Pertama TNI I Gung Putu Alit Jaya, selaku Komandan Gugus Tugas mewakili Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, pada rapat koordinasi pengakhiran operasi salvage kapal selam KRI Nanggala-402. Baca juga: Ini Kecanggihan 3 Kapal China yang Sukses Angkat Serpihan KRI Nanggala-402
Rapat pengakhiran dihadiri Atase Pertahanan (Athan) China untuk Republik Indonesia Senior Kolonel Chen Yongjing mewakili pemerintah China, Wakil Athan Kolonel Zheng Yuanyuan, dan Letkol Laut (P) Dafris serta Mayor Laut (KH) Windu, bertempat di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Rabu, 2 Juni 2021. Baca juga: Serpihan KRI Nanggala-402 Berhasil Diangkat ke Permukaan
Sementara peserta lainnya termasuk Head of Mission (HOM) Ding Kang, Zhang Weijia, para Komandan Kapal Angkatan Laut China, Wakil Konjen China di Denpasar Mei Yuncai maupun Staf GT Salvage di KRI Teluk Banten-516 mengikuti melalui vicon. Kerja sama antara TNI AL dengan PLA Navy dalam melaksanakan salvage KRI Nanggala-402 di Perairan Utara Bali ini merupakan bukti nyata adanya persahabatan yang kuat diantara angkatan laut sedunia “Seaman brotherhood”. Bagi TNI AL, kegiatan yang sudah dilakukan ini menjadi pengetahuan dan referensi kedepan untuk lebih meningkatkan kerja sama hubungan bilateral antar Angkatan Laut.
Danguskamla Koarmada II selaku Komandan Gugus Tugas menyadari bahwa operasi salvage KRI Nanggala-402 di kedalaman 839 meter bukanlah hal yang mudah dan mengandung tingkat risiko serta kesulitan yang sangat tinggi. Selama pelaksanaan operasi salvage ini telah dilaksanakan penyelaman sebanyak 20 kali dan berhasil mengangkat material-material penting yang merupakan wujud kesuksesan luar biasa dari kinerja tim salvage. “Kami mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada kapal-kapal yang telah bersusah payah melakukan pengangkatan di dasar laut serta permohonan maaf apabila ada ketidaknyamanan yang dirasakan selama melaksanakan operasi ini,” ucapnya.
Ungkapan apresiasi ini disampaikan Komandan Gugus Keamanan Laut (Danguskamla) Komando Armada II Laksamana Pertama TNI I Gung Putu Alit Jaya, selaku Komandan Gugus Tugas mewakili Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, pada rapat koordinasi pengakhiran operasi salvage kapal selam KRI Nanggala-402. Baca juga: Ini Kecanggihan 3 Kapal China yang Sukses Angkat Serpihan KRI Nanggala-402
Rapat pengakhiran dihadiri Atase Pertahanan (Athan) China untuk Republik Indonesia Senior Kolonel Chen Yongjing mewakili pemerintah China, Wakil Athan Kolonel Zheng Yuanyuan, dan Letkol Laut (P) Dafris serta Mayor Laut (KH) Windu, bertempat di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Rabu, 2 Juni 2021. Baca juga: Serpihan KRI Nanggala-402 Berhasil Diangkat ke Permukaan
Sementara peserta lainnya termasuk Head of Mission (HOM) Ding Kang, Zhang Weijia, para Komandan Kapal Angkatan Laut China, Wakil Konjen China di Denpasar Mei Yuncai maupun Staf GT Salvage di KRI Teluk Banten-516 mengikuti melalui vicon. Kerja sama antara TNI AL dengan PLA Navy dalam melaksanakan salvage KRI Nanggala-402 di Perairan Utara Bali ini merupakan bukti nyata adanya persahabatan yang kuat diantara angkatan laut sedunia “Seaman brotherhood”. Bagi TNI AL, kegiatan yang sudah dilakukan ini menjadi pengetahuan dan referensi kedepan untuk lebih meningkatkan kerja sama hubungan bilateral antar Angkatan Laut.
Danguskamla Koarmada II selaku Komandan Gugus Tugas menyadari bahwa operasi salvage KRI Nanggala-402 di kedalaman 839 meter bukanlah hal yang mudah dan mengandung tingkat risiko serta kesulitan yang sangat tinggi. Selama pelaksanaan operasi salvage ini telah dilaksanakan penyelaman sebanyak 20 kali dan berhasil mengangkat material-material penting yang merupakan wujud kesuksesan luar biasa dari kinerja tim salvage. “Kami mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada kapal-kapal yang telah bersusah payah melakukan pengangkatan di dasar laut serta permohonan maaf apabila ada ketidaknyamanan yang dirasakan selama melaksanakan operasi ini,” ucapnya.
Lihat Juga :