Megawati Akan Terima Bintang Jasa Negara untuk Persahabatan dari Presiden Rusia

Rabu, 02 Juni 2021 - 14:11 WIB
loading...
Megawati Akan Terima...
Presiden RI kelima, Megawati Soekarnoputri akan menerima Bintang Jasa Negara untuk Persahabatan (State Order of Friendship) dari Republik Federasi Rusia. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua bidang Luar Negeri DPP PDIP, Ahmad Basarah menyatakan bahwa Presiden RI kelima, Megawati Soekarnoputri akan menerima Bintang Jasa Negara untuk Persahabatan (State Order of Friendship) dari Republik Federasi Rusia karena jasa-jasanya yang besar dalam mempererat persahabatan, kerja sama, dan saling menghargai antar rakyat kedua negara, yakni Indonesia dan Rusia.

Bintang Jasa Negara ini disematkan kepada Presiden ke-5 RI melalui Dekrit Presiden yang ditandatangani oleh Presiden Putin pada tanggal 10 Februari 2020 dalam rangka memperingati 70 tahun hubungan Indonesia-Rusia.Baca juga: Narasi Petugas Partai Cara Megawati Pagari Kader Agar Tak Terseret Skenario Politik

"Sejatinya penghargaan ini akan diserahkan langsung oleh Presiden Vladimir Putin dalam upacara kenegaraan di Istana Kepresidenan Rusia pada November 2020 lalu, namun berhubung adanya pandemi COVID-19, maka Bintang Jasa baru bisa diserahkan oleh Duta Besar Lyudmila Vorobyova di Jakarta pada hari Rabu ini (2/6) di kediaman Bu Mega di Teuku Umar," ungkap Basarah.

Dalam kesempatan ini, Megawati akan didampingi oleh putra-putrinya, Prananda Prabowo dan Puan Maharani juga Yasonna Laoly (Menteri Hukum, HAM, dan Perundang-undangan), Hasto Kristiyanto (Sekretaris Jenderal DPP PDIP), dan Ahmad Basarah (Ketua DPP PDIP bidang Luar Negeri).

Ahmad Basarah menyampaikan bahwa Megawati telah menjadi pelopor dalam membangun peradaban politik yang penuh damai dan persahabatan bagi dunia."Penghargaan ini menjadi bukti upaya konkrit Ibu Megawati, sebagai Ketua Umum Partai terbesar di Indonesia, PDIP bagi persahabatan dunia. Beliau dalam setiap kesempatan di forum-forum international senantiasa menekankan politik damai penuh persahabatan yang bermartabat dan saling menghargai," tutur Basarah.

Wakil Ketua MPR ini juga menyatakan bahwa apa yang dilakukan Megawati sejalan dengan pidato beliau bahwa politik bukanlah sekedar menang-kalah dalam setiap pemilu, namun sebuah proyek sejarah dan ideologi dalam upaya membangun sendi-sendi kehidupan dan batu peradaban yang memungkinkan rasa kemanusiaan kita mewujud dan berkembang.

Megawati akan menjadi orang yang pertama dari Indonesia yang menerima penghargaan Bintang Jasa ini. Penghargaan ini sudah berlangsung sejak sekitar tahun 2000 lalu.

Beberapa penerima Bintang Jasa Persahabatan ini antara lain adalah Mahathir Mohammad (2003), Nelson Mandela (2005), Lee Kuan Yew (2009), Mahmoud Abbas (2013), Ban Kim Moon (2016).Baca juga: Megawati Tekankan Lagi soal Petugas Partai: Jangan Jual Nama PDIP

"Penghargaan “State Order of Friendship" dapat dikategorikan sebagai penghargaan negara Rusia untuk penerima dengan prestasi dan jasa yang luar biasa," jelas Basarah.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jokowi Injak Kepala...
Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat, PDIP: Bagian Adat atau Simbol Perendahan Politik?
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
GNB Bahas RUU Polri...
GNB Bahas RUU Polri saat Bertemu Megawati
Megawati Gelar Silaturahmi...
Megawati Gelar Silaturahmi dengan Tokoh Gerakan Nurani Bangsa, Ada Istri Gus Dur hingga Romo Magnis
Din Syamsuddin Ungkap...
Din Syamsuddin Ungkap Bung Karno Tokoh Dikagumi Dunia Internasional
Harga Minyak Dunia Sudah...
Harga Minyak Dunia Sudah Turun, PDIP Minta Pemerintah Evaluasi Harga Pertamax
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Rekomendasi
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Jelang Hari Bhayangkara...
Jelang Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Riau Tuntaskan 110 Jembatan Merah Putih Presisi
Kehadiran Meghan Markle...
Kehadiran Meghan Markle Jadi Penentu Rekonsiliasi Pangeran Harry dan Raja Charles
Berita Terkini
Prabowo Terima Usulan...
Prabowo Terima Usulan Rektor, Keuntungan BUMN untuk Riset dan Inovasi
Hadiri Pekan Olahraga...
Hadiri Pekan Olahraga Polri dan CFD, Kapolri: Momentum Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat
Jokowi Injak Kepala...
Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat, PDIP: Bagian Adat atau Simbol Perendahan Politik?
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Dorong Masuk Prolegnas
Kecam Dugaan Intimidasi...
Kecam Dugaan Intimidasi Dokter di NTT, Ninik: Sanksi Disiplin Jika Kader PKB Terlibat
Satgas Lundup Polri...
Satgas Lundup Polri Bongkar Kasus Impor Ilegal Senilai Hampir Rp1 Triliun
Infografis
10 Negara yang Paling...
10 Negara yang Paling Tidak Dikenal, dari Nauru hingga Tuvalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved