Rapimnas Partai Berkarya Hasilkan Empat Poin Penting, Ini Rinciannya
Selasa, 01 Juni 2021 - 08:17 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, hasil Rapimnas II juga menyepakati adanya Pergantian Antar Waktu (PAW) di level Mahkamah Partai, Dewan Pembina dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Berkarya. PAW dilakukan agar seluruh kader memiliki visi dan misi yang sama untuk membangun partai menuju pemilu 2024.
Menyikapi hasil keputusan Rapimnas II Partai Berkarya, Ketua DPW Partai Berkarya DKI Jakarta Tony Akbar Hasibuan mengatakan, seluruh kader dan pengurus Partai Berkarya siap mendukung kebijakan Ketum Partai Muchdi PR. "Termasuk soal tindakan tegas atas kader - kader partai yang tdk taat pada konstitusi partai," ucapnya.
Dirinya berharap, Partai Berkarya menjadi saluran terbaik bagi kader - kader muda untuk menyampaikan aspirasi atau buah pikiran ke Indonesiaan dan kesejahteraan bangsa. "Saatnya kader Berkarya dipimpin oleh orang-orang yang berkomitmen untuk membangun partai, apalagi Pemilu 2024 sudah semakin dekat, " ucapnya.
Tony juga mendukung Kebijakan Partai yang ingin Otonomi Khusus atau Otsus di Papua. Menurutnya hal tersebut merupakan tindakan yang tepat, apalagi Muchdi PR merupakan sosok yang berpengalaman dalam menyelesaikan konflik di Papua. "Kami yakin pak Muchdi memiliki pertimbangan yg cukup matang atas keputusan mendukung otsus Papua," tutupnya.
Menyikapi hasil keputusan Rapimnas II Partai Berkarya, Ketua DPW Partai Berkarya DKI Jakarta Tony Akbar Hasibuan mengatakan, seluruh kader dan pengurus Partai Berkarya siap mendukung kebijakan Ketum Partai Muchdi PR. "Termasuk soal tindakan tegas atas kader - kader partai yang tdk taat pada konstitusi partai," ucapnya.
Dirinya berharap, Partai Berkarya menjadi saluran terbaik bagi kader - kader muda untuk menyampaikan aspirasi atau buah pikiran ke Indonesiaan dan kesejahteraan bangsa. "Saatnya kader Berkarya dipimpin oleh orang-orang yang berkomitmen untuk membangun partai, apalagi Pemilu 2024 sudah semakin dekat, " ucapnya.
Tony juga mendukung Kebijakan Partai yang ingin Otonomi Khusus atau Otsus di Papua. Menurutnya hal tersebut merupakan tindakan yang tepat, apalagi Muchdi PR merupakan sosok yang berpengalaman dalam menyelesaikan konflik di Papua. "Kami yakin pak Muchdi memiliki pertimbangan yg cukup matang atas keputusan mendukung otsus Papua," tutupnya.
(cip)
Lihat Juga :