Jadi King Maker, Siapa Jago Jokowi di Pilpres 2024?
Minggu, 30 Mei 2021 - 10:24 WIB
loading...
A
A
A
Fadhli pun menyebut beberapa nama yang berpeluang dijagokan Presiden Jokowi di Pilpres mendatang. "Beberapa menterinya berpeluang menjadi kandidat capres atau cawapres. Bisa jadi Sandiaga Uno atau Erick Thohir. Di luar menteri atau kepala daerah ada nama Ganjar Pranowo dan Khofifah Indar Parawansa. Di militer ada Andika Perkasa," tuturnya.Baca juga: Seberapa Kuat Elektabilitas Ganjar Vs Puan, Begini Hasil Sejumlah Survei
Sementara itu, Direktur Eksekutif Lembaga Survei KedaiKOPI Kunto Adi Wibowo memberikan ciri-ciri tokoh yang berpotensial dijagokan oleh Presiden Jokowi. "Menurut saya pertimbangannya Pak Jokowi kalau jadi king maker ya, orang yang dekat beliau dan loyal pada beliau, dan sangat mungkin dari PDIP," kata Kunto kepada SINDOnews.
Namun kata Kunto, nama di internal PDIP masih sedikit. "Maksudnya, Bu Risma (Tri Rismaharini-red) belum kelihatan nih, Pak Ganjar Pranowo juga resistensinya kuat di internal PDIP," ujarnya.
Dia melanjutkan, bisa jadi Presiden Jokowi punya hitung-hitungan yang pragmatis nantinya. "Misalnya kalau siapa pun yang elektabilitasnya paling tinggi dia akan dekati dengan deal-deal politik tertentu misalnya. Kalau untuk sekarang, siapa yang dijagokan Pak Jokowi, mungkin Pak Jokowi masih juga melihat-lihat kandidat yang ada, dalam artian dia belum pegang satu orang," tuturnya.
Sementara itu, Direktur Eksekutif Lembaga Survei KedaiKOPI Kunto Adi Wibowo memberikan ciri-ciri tokoh yang berpotensial dijagokan oleh Presiden Jokowi. "Menurut saya pertimbangannya Pak Jokowi kalau jadi king maker ya, orang yang dekat beliau dan loyal pada beliau, dan sangat mungkin dari PDIP," kata Kunto kepada SINDOnews.
Namun kata Kunto, nama di internal PDIP masih sedikit. "Maksudnya, Bu Risma (Tri Rismaharini-red) belum kelihatan nih, Pak Ganjar Pranowo juga resistensinya kuat di internal PDIP," ujarnya.
Dia melanjutkan, bisa jadi Presiden Jokowi punya hitung-hitungan yang pragmatis nantinya. "Misalnya kalau siapa pun yang elektabilitasnya paling tinggi dia akan dekati dengan deal-deal politik tertentu misalnya. Kalau untuk sekarang, siapa yang dijagokan Pak Jokowi, mungkin Pak Jokowi masih juga melihat-lihat kandidat yang ada, dalam artian dia belum pegang satu orang," tuturnya.
(dam)
Lihat Juga :