Yenny Wahid Berharap BNPT Garda Terdepan Ciptakan Ketenangan di Masyarakat
Minggu, 30 Mei 2021 - 05:14 WIB
loading...
A
A
A
Pertemuan itu juga merupakan agenda lanjutan pasca pengesahan Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 2021 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan Ekstremisme Kekerasan di mana Wahid Foundation sebagai bagian masyarakat sipil terlibat dalam proses penyusunan RAN PE selama dua tahun terakhir.
Selain mendiskusikan strategi pelaksanaan RAN PE, pertemuan ini juga mengupdate praktik-praktik program pencegahan ekstremisme kekerasan di tingkat akar rumput yang telah inisiasi oleh Wahid Foundation antara lain Kampanye Cyber Media Islam Damai, Penguatan Kelompok Perempuan melalui Desa Damai, Mekanisme Pencegahan di Lingkungan Pendidikan melalui Program Sekolah Damai.
Audiensi ini juga dimaksudkan sebagai upaya Wahid Foundation mendukung kinerja BNPT selama ini, khususnya dalam mencegah dan menanggulangi ekstremisme kekerasan. Yenny Wahid mengatakan bahwa kondusifitas suatu negara menjadi kunci kesuksesan pembangunan yang dilakukan suatu bangsa.
"Saat ini negara kita sedang giat-giatnya melakukan pembangunan ekonomi, pembangunan kualitas manusianya. Dan itu hanya bisa tercapai, tujuan bersama itu hanya bisa tercapai kalau suasananya kondusif. Sehingga masalah keamanan, masalah ketertiban, lalu masalah toleransi itu menjadi salah satu tiang penyangga terbesar agar kita bisa melangkah bersama sebagai bangsa untuk mencapai tujuan besar itu," ucap Yenny Wahid.
Sementara itu, Kepala BNPT, Boy Rafli Amar berharap bahwa kerja sama ini bisa menjadi sarana edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya hidup damai dan bersatu di tengah keragaman bangsa.
"Program-program yang kita laksanakan bersama Wahid Foundation tentu adalah program yang diharapkan menjadi sarana edukasi, sarana sosialisasi untuk mengajak masyarakat Indonesia untuk senantiasa memiliki semangat untuk hidup yang damai, hidup yang guyub, bersatu di dalam menjalani kehidupan berbangsa, bernegara di tengah keberagaman dari bangsa kita," ujar Boy Rafli Amar.
Selain itu, Boy Rafli Amar berharap kemitraan dengan Wahid Foundation dapat terus terjalin tidak hanya dalam konteks RAN PE, tetapi juga dalam lingkup yang lebih luas.
Selain mendiskusikan strategi pelaksanaan RAN PE, pertemuan ini juga mengupdate praktik-praktik program pencegahan ekstremisme kekerasan di tingkat akar rumput yang telah inisiasi oleh Wahid Foundation antara lain Kampanye Cyber Media Islam Damai, Penguatan Kelompok Perempuan melalui Desa Damai, Mekanisme Pencegahan di Lingkungan Pendidikan melalui Program Sekolah Damai.
Audiensi ini juga dimaksudkan sebagai upaya Wahid Foundation mendukung kinerja BNPT selama ini, khususnya dalam mencegah dan menanggulangi ekstremisme kekerasan. Yenny Wahid mengatakan bahwa kondusifitas suatu negara menjadi kunci kesuksesan pembangunan yang dilakukan suatu bangsa.
"Saat ini negara kita sedang giat-giatnya melakukan pembangunan ekonomi, pembangunan kualitas manusianya. Dan itu hanya bisa tercapai, tujuan bersama itu hanya bisa tercapai kalau suasananya kondusif. Sehingga masalah keamanan, masalah ketertiban, lalu masalah toleransi itu menjadi salah satu tiang penyangga terbesar agar kita bisa melangkah bersama sebagai bangsa untuk mencapai tujuan besar itu," ucap Yenny Wahid.
Sementara itu, Kepala BNPT, Boy Rafli Amar berharap bahwa kerja sama ini bisa menjadi sarana edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya hidup damai dan bersatu di tengah keragaman bangsa.
"Program-program yang kita laksanakan bersama Wahid Foundation tentu adalah program yang diharapkan menjadi sarana edukasi, sarana sosialisasi untuk mengajak masyarakat Indonesia untuk senantiasa memiliki semangat untuk hidup yang damai, hidup yang guyub, bersatu di dalam menjalani kehidupan berbangsa, bernegara di tengah keberagaman dari bangsa kita," ujar Boy Rafli Amar.
Selain itu, Boy Rafli Amar berharap kemitraan dengan Wahid Foundation dapat terus terjalin tidak hanya dalam konteks RAN PE, tetapi juga dalam lingkup yang lebih luas.
Lihat Juga :