Satgas Ungkap Alasan Indonesia Belum Lirik Vaksinasi untuk Anak-Anak

Jum'at, 28 Mei 2021 - 20:35 WIB
loading...
Satgas Ungkap Alasan...
Indonesia sepertinya belum melirik vaksinasi COVID-19 untuk anak-anak. FOTO/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Indonesia sepertinya belum melirik vaksinasi COVID-19 untuk anak-anak. Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengatakan bahwa saat ini memang belum masif vaksinasi bagi anak-anak di dunia.

"Belum masifnya vaksinasi COVID-19 bagi anak di dunia, diakibatkan hanya sebagian merek vaksin yang diujicobakan kepada anak-anak saat proses pengadaannya," katanya dalam konferensi persnya, Jumat (28/5/2021).

Dia mengatakan bahwa saat ini Indonesia memang belum melirik vaksinasi untuk anak-anak karena masih fokus pada kelompok rentan. Di mana usia kelompok rentan ada di atas 19 tahun.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 di Pinrang Mulai Sasar Kalangan Lansia

"Untuk saat ini, Indonesia masih berfokus melakukan vaksinasi kepada kelompok rentan yaitu dilihat dari kontribusi terbesar pada kasus nasional. Dan secara statistik didominasi oleh usia di atas 19 tahun. Sedangkan persentase kontribusi kasus positif pada anak antara umur 0 sampai dengan 8 tahun tidak sampai dengan 10%," ujarnya.

Vaksinasi terhadap kelompok rentan ini bertujuan untuk mempercepat perlambatan laju penularan akibat kekebalan yang terbentuk tersebut. Meski begitu Wiku menyebut bahwa tidak menutup kemungkinan adanya vaksinasi bagi anak-anak di masa mendatang.

"Namun ke depannya tidak menutup kemungkinan secara bertahap. Populasi anak-anak akan pula mendapatkan vaksinasi karena Sesuai dengan amanat presiden, untuk berupaya keras setiap orang mendapatkan haknya untuk divaksin," katanya.

Baca juga: Kenapa Sih Vaksinasi Gotong Royong Gunakan Sinopharm? Ini Alasannya
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Kepercayaan Vaksin...
Krisis Kepercayaan Vaksin Anak, DPR: Pemerintah Harus Bergerak Cepat
Cegah Pneumonia, Vaksin...
Cegah Pneumonia, Vaksin PCV 13 Siap Didistribusikan
Status Pandemi Dicabut,...
Status Pandemi Dicabut, Menko PMK: Satgas Covid-19 Otomatis Bubar
Status Pandemi Dicabut,...
Status Pandemi Dicabut, Pemerintah Tetap Jamin Vaksinasi dan Pengobatan Pasien Covid-19
Indonesia Masuk Endemi,...
Indonesia Masuk Endemi, Satgas Beberkan Dasar Pencabutan Status Pandemi Covid-19
Covid-19 Per 8 Mei 2023,...
Covid-19 Per 8 Mei 2023, Bertambah 1.149 Kasus dan 21 Orang Meninggal
Izin Vaksin Campak untuk...
Izin Vaksin Campak untuk Dewasa Keluar, Kemenkes Prioritaskan Vaksinasi Nakes
Bangun Indonesia Sehat,...
Bangun Indonesia Sehat, Kimia Farma Diagnostika dan Pfizer Perkuat Vaksinasi Nasional
Jakarta Masih Nihil...
Jakarta Masih Nihil Kasus Super Flu, Pramono Imbau Warga Vaksinasi demi Pencegahan
Rekomendasi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Optimalkan Distribusi BBM di Tengah Lonjakan Permintaan
Markas Judi Online Hayam...
Markas Judi Online Hayam Wuruk Mirip di Kamboja dan Myanmar
Diiringi Tanjidor, Pramono...
Diiringi Tanjidor, Pramono Anung dan Rano Karno Hadiri Malam Perayaan HUT ke-499 Jakarta
Berita Terkini
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
DPR Desak Latsarmil...
DPR Desak Latsarmil Peserta SPPI Disetop: Nyawa Jangan Dianggap Enteng!
Saatnya Muktamar NU...
Saatnya Muktamar NU Hadirkan Kepemimpinan yang Tak Lagi Wariskan Pertengkaran Berkepanjangan
Bareskrim Didesak Pulihkan...
Bareskrim Didesak Pulihkan Hak Korban Penipuan dan Penggelapan Dana Syariah Indonesia
Pengamat: Penegakan...
Pengamat: Penegakan Hukum Jadi Cermin Kualitas Demokrasi
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved