Berangkat dari Partai Kader, Gelora Dinilai Bisa Imbangi PKS

Minggu, 24 Mei 2020 - 00:06 WIB
loading...
Berangkat dari Partai...
Pemilu 2024 kemungkinan semakin semarak dengan banyaknya partai yang ikut serta. Pendatang baru, Partai Gelora, akan ikut meramaikan pertarungan multipartai. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemilu 2024 kemungkinan akan semakin semarak dengan banyaknya partai yang ikut serta. Pendatang baru, Partai Gelora, akan ikut meramaika n pertarungan multipartai dan perebutan suara kalangan muslim.

(Baca juga: Akankah Partai Gelora Gerus Suara PKS? Pengamat Ungkap Sejumlah Fakta)

Tak ada yang menyangka sosok, seperti Anis Matta, Mahfudz Siddiq, dan Fahri Hamzah, akan terlempar dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Anis bahkan pernah menduduki jabatan sebagai presiden PKS.

(Baca juga: Mahfud MD Sebut Siapa Pun Jangan Takut dengan Luhut)

Pengamat politik Cecep Hidayat mengatakan, Partai Gelora lahir dari konflik internal dan dinamika di PKS. Pertarungan antara kubu kesejahteraan sebutan untuk kelompok Anis Matta dan kubu keadilan, kelompok yang sekarang berkuasa di PKS saat ini, akhirnya membuat mereka berbeda jalan.

Cecep menilai, kedua kubu ini relatif sama kuatnya. Alasannya, kubu Anis Matta yang tersingkir bisa dengan cepat mendirikan partai beserta jejaringnya di 34 provinsi dan sekitar 400 kabupaten/kota. Gelora, menurutnya, masih menunjukkan kekuatan yang selama ini dimiliki kader-kader PKS, yakni militan.

"Mereka punya struktur yang sangat kuat. PKS partai kader, Gelora juga kader. Suara PKS akan tergerus oleh Partai Gelora. Mereka dengan waktu relatif cepat bisa membuktikan punya cabang hingga kecamatan. Itu berarti sumber daya logistiknya kuat," ujar Cecep saat dihubungi SINDOnews, Sabtu (23/5/2020).

Pekerjaan rumah Partai Gelora kata Cecep, melakukan political marketing partai salama 3-4 tahun ke depan, sampai pemilu 2024. Secara pasar, Gelora diprediksi akan mengincar kelompok modernis Islam, kampus, dan tarbiyah. "Kalau mereka dapat di luar tarbiyah dan kelompok nasionalis itu bonuslah," ucapnya.

PKS memang patut waspada, bukan hanya pasar yang dalam sasaran perebutan, tapi Anis Matta dan kawan-kawan punya pengalaman membangun PKS. Hanya saja, mungkin Anis dan Mahfudz pamornya sudah menurun.

"Tinggal Fahri Hamzah yang masih menjadi sorotan publik dan terakhir menduduki jabatan strategis sebagai Wakil Ketua DPR. Yang lain pernah ke Garbi, tapi enggak terlalu keluar suaranya. Bicara politik, bicara momentum. Sekarang tojoh-tokoh Gelora ini harus merebut momentum dalam tiga tahun kedepan," pungkasnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
MK: Parpol Melanggar...
MK: Parpol Melanggar Kuota 30 Persen Keterwakilan Perempuan Bakal Didiskualifikasi
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
Partai Kecoak Siap Protes...
Partai Kecoak Siap Protes Jalanan di India, Miliki Jutaan Pengikut dalam Sekejap
Rekomendasi
Juara 2 di Kompetisi...
Juara 2 di Kompetisi Berkuda Shark Anantya, Narantraya Jeihan Widjaya Tatap Porda Jabar
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Timnas Indonesia Gagal...
Timnas Indonesia Gagal ke Final Piala AFF U-19 Usai Dikalahkan Australia
Berita Terkini
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved