Prabowo Maju Bersama PDIP, Nasdem: Semakin Dini Koalisi Semakin Bagus
Jum'at, 28 Mei 2021 - 08:10 WIB
loading...
A
A
A
Oleh karena itu, kata Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR ini, pihaknya belum memiliki calon untuk 2024 mendatang karena politik adalah sesuatu yang dinamis. Bahkan, dinamika politik Indonesia sangat cenderung akrobatik. Jadi, kalau ada partai yang sudah siap sejak awal kita harus diapresiasi sehingga masyarakat pun melihat itu.
Selain itu, Willy melanjutkan Nasdem ingin melakukan talent scouting (mencari calon) dan grooming (berbenah diri) karena sejauh ini ketersediaan panggung bagi para kandidat kita sangat terbatas. Sejauh ini panggung hanya dimiliki kepala daerah dan ketum parpol, sementara para akademisi, seniman, profesional dan aktivis itu tidak memiliki panggung sama sekali.
Sehingga, tambah dia, konvensi bisa menerabas sekat-sekat itu untuk membuat panggung yang lebih terbuka dan kemudian bisa menyeleksi tiga ranah sekaligus yakni, elektabilias, kapabilias dan integritas. Karena syarat menjadi presiden bukan hanya modal elektabilitas dan partai saja tapi mereka juga punya kapabilitas dan integritas. Baca juga: Sekjen Gerindra: Prabowo Mungkin Ada Peluang Bersama PDIP
"Itulah kemudian konsep dari enforecement publik jangan kemudian publik hanya dipaksa ide yang disuguhkan oleh partai, jadi dari awal publik sudah terlibat dalam proses seleksi itu sendiri," pungkas Willy.
Selain itu, Willy melanjutkan Nasdem ingin melakukan talent scouting (mencari calon) dan grooming (berbenah diri) karena sejauh ini ketersediaan panggung bagi para kandidat kita sangat terbatas. Sejauh ini panggung hanya dimiliki kepala daerah dan ketum parpol, sementara para akademisi, seniman, profesional dan aktivis itu tidak memiliki panggung sama sekali.
Sehingga, tambah dia, konvensi bisa menerabas sekat-sekat itu untuk membuat panggung yang lebih terbuka dan kemudian bisa menyeleksi tiga ranah sekaligus yakni, elektabilias, kapabilias dan integritas. Karena syarat menjadi presiden bukan hanya modal elektabilitas dan partai saja tapi mereka juga punya kapabilitas dan integritas. Baca juga: Sekjen Gerindra: Prabowo Mungkin Ada Peluang Bersama PDIP
"Itulah kemudian konsep dari enforecement publik jangan kemudian publik hanya dipaksa ide yang disuguhkan oleh partai, jadi dari awal publik sudah terlibat dalam proses seleksi itu sendiri," pungkas Willy.
(kri)
Lihat Juga :