Tunda Mudik Demi Kesehatan Keluarga dan Lingkungan di Desa
Senin, 20 April 2020 - 09:08 WIB
loading...
Masyarakat diminta untuk tidak mudik atau pulang kampung pada Lebaran nanti. Hal ini harus dilakukan demi kesehatan keluarga dan lingkungan di desa. Foto/SINDOphoto
A
A
A
JAKARTA - Masyarakat diminta untuk tidak mudik atau pulang kampung pada Lebaran nanti. Hal ini harus dilakukan demi kesehatan keluarga dan lingkungan di desa.
Ketua Bidang Advokasi Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Djoko Setijowarno mengatakan pandemi COVID-19 telah mengubah semua sendi kehidupan. Ia memprediksi akan terjadi perubahan saat masa mudik nanti.
Mudik telah menjadi hajatan besar bagi masyarakat. Juga bagi pemerintah untuk mempersiapkan segala sesuatunya, seperti arus logistik dan manusia agar aman.
“Setiap tahun pemerintah pasti merencanakan dengan seksama untuk mudik Lebaran. Namun tahun ini, rasanya persiapan tidak perlu secermat tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Senin (20/04/2020).
Karena tidak ada larangan, pemerintah harus tetap waspada dan memerhatikan pergerakan orang dari kota ke daerah atau desa. Djoko mengungkapkan akan ada kendaraan antarkota antarprovinsi (AKAP) “gelap” pada masa mudik Lebaran 2020. Salah satu faktornya, dihapuskannya program mudik gratis oleh pemerintah.
Ketua Bidang Advokasi Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Djoko Setijowarno mengatakan pandemi COVID-19 telah mengubah semua sendi kehidupan. Ia memprediksi akan terjadi perubahan saat masa mudik nanti.
Mudik telah menjadi hajatan besar bagi masyarakat. Juga bagi pemerintah untuk mempersiapkan segala sesuatunya, seperti arus logistik dan manusia agar aman.
“Setiap tahun pemerintah pasti merencanakan dengan seksama untuk mudik Lebaran. Namun tahun ini, rasanya persiapan tidak perlu secermat tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Senin (20/04/2020).
Karena tidak ada larangan, pemerintah harus tetap waspada dan memerhatikan pergerakan orang dari kota ke daerah atau desa. Djoko mengungkapkan akan ada kendaraan antarkota antarprovinsi (AKAP) “gelap” pada masa mudik Lebaran 2020. Salah satu faktornya, dihapuskannya program mudik gratis oleh pemerintah.
Lihat Juga :