Aplikasi Dakwahnya Tiba-tiba Hilang, Ustaz Adi Hidayat Tegaskan Tetap Suarakan Kebenaran
Sabtu, 22 Mei 2021 - 17:34 WIB
loading...
A
A
A
"Jika teman-teman lihat ada satu notis yang konten ini mungkin tidak pantas ya untuk beberapa kalangan juga boleh jadi dibatasi usia ada keterlambatan," sambungnya.Baca juga: Survei ARSC: Anies Baswedan Unggul dari Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo
Selain itu, dia mengungkapkan ada aplikasi buatan pihaknya telah dihapus Google yang menurutnya tidak ada kaitannya dengan konflik di Timur Tengah itu. "Anda bisa bayangkan kita buat aplikasi Alquran At Taisir digital tiba-tiba diremove, kemudian juga UAH Corner tiba-tiba diremove yang tidak ada kaitan korelasi sama sekali, bagaimana kemudian aplikasi Quran bisa dihilangkan, ya bagaimana kemudian aplikasi UAH Corner yang berisi informasi ya tentang taklim, berisi tentang informasi tentang referensi-referensi buku-buku atau hal-hal kita gunakan dalam keseharian tiba-tiba dihilangkan begitu saja tanpa adanya konfirmasi yang jelas," tuturnya.
Menurut dia, apa yang dialami itu merupakan risiko sebuah perjuangan. "Tapi ingin kami katakan, walaupun matahari diletakkan di tangan kanan seorang Adi Hidayat, atau rembulan diletakkan kemudian di tangan kiri seorang Adi Hidayat, atau keduanya diletakkan, tidak akan pernah menghentikan seorang Adi Hidayat untuk menyampaikan kebenaran dalam nilai-nilai kemuliaan yang bisa merajut keharmonisan dan sebagai bekal kembali kepada Allah dalam kemuliaan," tuturnya.
Maka itu, dia mengingatkan pihak yang telah menghapus konten atau aplikasi buatan pihaknya. "Salam hangat untuk Google yang telah me-remove beberapa bagian dari aplikasi kami. Suatu saat anda akan mengerti ya bagaimana kita bisa menyuarakan nilai kebaikan dan suatu saat juga anda juga akan memahami bahwa tidak selamanya anda punya kekuatan melakukan itu karena mungkin ini titik awal bagi anak bangsa kami yang punya kemampuan-kemampuan teknologi yang dahsyat untuk membuat dan menyaingi apa yang telah anda buat, sudah saatnya teman-teman sekalian kita hadirkan tampilan dahsyat untuk menyaingi apa yang sekarang didominasi sebagian kalangan," pungkasnya.
Selain itu, dia mengungkapkan ada aplikasi buatan pihaknya telah dihapus Google yang menurutnya tidak ada kaitannya dengan konflik di Timur Tengah itu. "Anda bisa bayangkan kita buat aplikasi Alquran At Taisir digital tiba-tiba diremove, kemudian juga UAH Corner tiba-tiba diremove yang tidak ada kaitan korelasi sama sekali, bagaimana kemudian aplikasi Quran bisa dihilangkan, ya bagaimana kemudian aplikasi UAH Corner yang berisi informasi ya tentang taklim, berisi tentang informasi tentang referensi-referensi buku-buku atau hal-hal kita gunakan dalam keseharian tiba-tiba dihilangkan begitu saja tanpa adanya konfirmasi yang jelas," tuturnya.
Menurut dia, apa yang dialami itu merupakan risiko sebuah perjuangan. "Tapi ingin kami katakan, walaupun matahari diletakkan di tangan kanan seorang Adi Hidayat, atau rembulan diletakkan kemudian di tangan kiri seorang Adi Hidayat, atau keduanya diletakkan, tidak akan pernah menghentikan seorang Adi Hidayat untuk menyampaikan kebenaran dalam nilai-nilai kemuliaan yang bisa merajut keharmonisan dan sebagai bekal kembali kepada Allah dalam kemuliaan," tuturnya.
Maka itu, dia mengingatkan pihak yang telah menghapus konten atau aplikasi buatan pihaknya. "Salam hangat untuk Google yang telah me-remove beberapa bagian dari aplikasi kami. Suatu saat anda akan mengerti ya bagaimana kita bisa menyuarakan nilai kebaikan dan suatu saat juga anda juga akan memahami bahwa tidak selamanya anda punya kekuatan melakukan itu karena mungkin ini titik awal bagi anak bangsa kami yang punya kemampuan-kemampuan teknologi yang dahsyat untuk membuat dan menyaingi apa yang telah anda buat, sudah saatnya teman-teman sekalian kita hadirkan tampilan dahsyat untuk menyaingi apa yang sekarang didominasi sebagian kalangan," pungkasnya.
(dam)
Lihat Juga :