Anwar Abbas Tak Percaya Israel Bakal Berhenti Jajah Palestina
Sabtu, 22 Mei 2021 - 10:16 WIB
loading...
A
A
A
Maka itu, lanjut dia, semestinya dunia Islam terutama negara-negara yang bertetangga dengan Israel bisa melihat dan menyimpulkan bahwa ternyata Israel yang selama ini digembar-gemborkan memiliki angkatan perang dan pertahanan yang sangat kuat serta tidak bisa dijebol dan dipatahkan, ternyata keadaannya tidaklah demikian.
"Karena buktinya dalam melawan roket-roket Hamas saja mereka benar-benar tidak mampu dan benar-benar kewalahan menghadapinya. Oleh karena itu situasi yang seperti ini hendaknya benar-benar bisa dimanfaatkan oleh dunia Arab untuk menekan Israel agar kembali ke posisinya semula dan melepaskan semua tanah rakyat dan bangsa palestina yang mereka rampas dan duduki," katanya. Baca juga: Khamenei Desak Negara-negara Muslim Beri Bantuan Militer dan Keuangan ke Palestina
Dia menambahkan kalau Israel tidak mau maka dunia Arab harus kompak dan bersatu untuk merebutnya kembali dengan menyerang Israel secara frontal dari semua lini. "Baik darat laut maupun udara sampai Israel bertekuk lutut dan mau tunduk serta patuh kepada keputusan lembaga-lembaga internasional dan menghormati nilai-nilai perikemanusiaan dan perikeadilan yang luhur dan mulia tersebut," tandasnya.
"Karena buktinya dalam melawan roket-roket Hamas saja mereka benar-benar tidak mampu dan benar-benar kewalahan menghadapinya. Oleh karena itu situasi yang seperti ini hendaknya benar-benar bisa dimanfaatkan oleh dunia Arab untuk menekan Israel agar kembali ke posisinya semula dan melepaskan semua tanah rakyat dan bangsa palestina yang mereka rampas dan duduki," katanya. Baca juga: Khamenei Desak Negara-negara Muslim Beri Bantuan Militer dan Keuangan ke Palestina
Dia menambahkan kalau Israel tidak mau maka dunia Arab harus kompak dan bersatu untuk merebutnya kembali dengan menyerang Israel secara frontal dari semua lini. "Baik darat laut maupun udara sampai Israel bertekuk lutut dan mau tunduk serta patuh kepada keputusan lembaga-lembaga internasional dan menghormati nilai-nilai perikemanusiaan dan perikeadilan yang luhur dan mulia tersebut," tandasnya.
(kri)
Lihat Juga :