Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, Ridwan Kamil, Siapa Paling Kuat Maju Pilpres 2024?

Sabtu, 22 Mei 2021 - 09:08 WIB
loading...
Anies Baswedan, Ganjar...
Anies Baswedan, Ganjar Pranowo dan Ridwan Kamil. Tiga kepala daerah yang selama ini masuk dalam berbagai survei elektabilitas capres 2024. Foto/SINDOnews/ANTARA
A A A
JAKARTA - Beberapa kepala daerah seringkali masuk daftar tokoh paling berpeluang menjadi kandidat Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024 mendatang di berbagai survei. Mereka adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Berdasarkan survei nasional Indonesia Political Opinion (IPO) pada Maret 2021, Anies di peringkat pertama dengan meraih dukungan sebesar 15,8% responden. Kemudian, Ganjar Pranowo di posisi kedua dengan 12,6%, lalu Ridwan Kamil di urutan keempat dengan 7,9%.

Sementara itu, survei yang dilakukan Lembaga Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) pada 28 Februari sampai 8 Maret 2021, nama Ganjar di posisi teratas alias calon paling potensial di Pilpres 2024 dengan 20,8%. Kemudian disusul oleh Anies Baswedan dengan 15,7%. Sedangkan Ridwan Kamil di urutan keempat dengan 7,9%.

Selanjutnya, berdasarkan survei Indikator Politik Indonesia yang dilakukan pada Maret 2021, Anies Baswedan memperoleh angka tertinggi, yakni 15,2%. Di urutan kedua adalah Ganjar Pranowo dengan angka 13,7%.

Ridwan Kamil berada di posisi ketiga dengan 10,2%. Lalu, siapa yang paling kuat untuk Pilpres mendatang diantara ketiga tokoh kepala daerah tersebut?

“Yang paling kuat Anies. Banyak prestasi nasional dan internasional. Punya banyak pengalaman di pemerintahan. Pernah jadi menteri dan saat ini sedang jadi Gubernur DKI Jakarta,” ujar Pengamat Politik sekaligus Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin kepada SINDOnews, Sabtu (22/5/2021).

Sementara itu, Direktur Lembaga Survei dan Polling Indonesia (SPIN) Igor Dirgantara mengatakan, skenario Pilpres 2024 yang mungkin terjadi adalah kandidat presiden berlatarbelakang menteri di kabinet Jokowi saat ini nanti akan berhadapan dengan kandidat kuat lainnnya yang berlatarbelakang kepala daerah, yaitu Anies Baswedan, Ridwan Kamil, atau Ganjar Pranowo yang rata-rata semuanya sekarang sering ditampilkan dan ditonjolkan oleh survei-survei.

“Di antara tiga nama kepala daerah tersebut, nama Anies Baswedan punya elektabilitas paling bagus, tetapi tingkat likeability pemilih Jokowi sangat rendah. Sebaliknya, Ganjar Pranowo mungkin tinggi pada pemilih Jokowi, tapi rendah pada pemilih muslim yang tidak suka pada Jokowi. Sementara Ridwan kamil yang paling aman di antara keduanya,” kata Igor. Baca juga: Jadi King Maker Pilpres 2024, Jokowi Diyakini Tak Bakal Gegabah Pilih Jagoan

Namun, menurut dia, sejumlah kepala daerah yang namanya terus dimunculkan tersebut sebenarnya tergolong lemah untuk menjadi Capres di 2024 karena bukan kader parpol atau bagian dari oligarki partai. Oleh karena itu, dia memprediks para kepala daerah tersebut hanya akan menjadi pendamping alias Cawapres dari tokoh partai yang saat ini menjadi menteri di kabinet Jokowi.

“Jadi bisa saja skenarionya nanti adalah pasangan lelaki-perempuan, yaitu Prabowo-Puan berhadapan dengan pasangan Airlangga Hartarto-Khofifah Indar Parawansa. Atau duet berlatarbelakang militer-sipil, yaitu Prabowo-Anies Baswedan melawan duet Airlangga Hartarto-Gatot Nurmantyo,” tuturnya.

Direktur Eksekutif Lembaga Survei KedaiKOPI Kunto Adi Wibowo berpendapat hasil survei hari ini tidak akan menjamin apa yang akan terjadi di 2024. “Bahwa semuanya masih memiliki peluang besar, bahkan mereka yang hampir tidak ada namanya hari ini pun masih punya peluang, apalagi yang ada namanya di survei, termasuk yang tinggi-tinggi itu,” kata Kunto.Baca juga: Zulhas Jadi Penentu Langkah Anies-AHY Menuju Pilpres 2024?

Menurut dia, masalahnya adalah bagaimana menjaga ritme supaya pemilih tidak bosa. Kata dia, masyarakat Indonesia itu cepat bosan dan cepat lupa. “Kalau tiga tokoh kepala daerah ini enggak punya inovasi, enggak punya kebaruan di setiap momentumnya maka itu akan bisa disalip oleh tokoh-tokoh lain dengan mudah,” tuturnya.

Dia berharap, semakin banyak nama yang muncul akan semakin bagus. “Karena kita enggak usah terpaku pada elektabilitas hari ini kan, kita lihat setahun menjelang 2024 untuk kemudian dalam setahun elektabilitasnya segera diperbaiki, terpenting adalah performa masing-masing tokoh yang ingin menjadi calon presiden maupun calon wakil presiden 2024,” tuturnya.

Menurut dia, performa yang baik akan membuahkan elektabilitas tinggi, terleih setelah dilirik oleh partai, kemudian dicalonkan definitif oleh partai. “Kalau kita lihat sejarahnya 2004, sebelum 2004 itu nama SBY bahkan enggak masuk survei, baru setahun mau Pemilu nama dia baru ada di survei, itu pun lima persen,” katanya.Baca juga: Momen Heroik Paspampres Todongkan Senjata ke Agen Mossad Israel

Selain itu, kata dia, Jokowi baru ada di survei pada tahun 2013. “2014 nya baru Pemilu. Dan itu kan gara-gara Pilkada DKI nama Jokowi naik di elektabilitas dan elektabilitasnya juga baru belasan persen,” pungkasnya.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
Anies Baswedan: Dino...
Anies Baswedan: Dino Patti Djalal Bukan Karbitan Jadi Diplomat, Bukan Pula Karbitan Jadi Pejabat
PDIP Sudah Siap, Ganjar...
PDIP Sudah Siap, Ganjar Minta Percepat Pembahasan RUU Pemilu
Komentari Situasi Terkini,...
Komentari Situasi Terkini, Anies Baswedan: Berikan Kepastian, Jangan Ketenangan Semu
MK Tegaskan Jakarta...
MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota Negara, Anies Baswedan Buka Suara
Ambon, Poso, dan Aceh...
Ambon, Poso, dan Aceh Tenang, Anies: Di Situ Ada Sidik Jarinya Pak JK
Mutiara Baswedan Lulus...
Mutiara Baswedan Lulus dari Harvard, Anies Ungkap Perjuangan Sang Putri
Ayu Aulia Minta Maaf...
Ayu Aulia Minta Maaf ke Ridwan Kamil dan Roby Kurniawan, Akui Unggahan soal Kehamilan Hanya Halusinasi
Anies Dorong Mahasiswa...
Anies Dorong Mahasiswa Kuasai AI: Itu Asisten, Jangan Jadi Substitute
Rekomendasi
Brasil Lolos ke Fase...
Brasil Lolos ke Fase Gugur usai Hajar Skotlandia: Vinicius Bersinar, Neymar Comeback
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Qatar Tersingkir dari...
Qatar Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Bosnia-Herzegovina Jaga Kans Lolos ke 32 Besar
Berita Terkini
Program Binawan Eropa...
Program Binawan Eropa Antarkan 36 Perawat Indonesia Berkarier di Eropa
Roy Suryo Tegaskan Jokowi...
Roy Suryo Tegaskan Jokowi Harus Hadir di Pengadilan: Nggak Boleh Mengakali dengan Zoom
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Tak Lagi Memadai
Perompak Somalia Sandera...
Perompak Somalia Sandera 4 WNI, DPR Minta TNI dan Kemlu Bikin Contingency Plan
Imam Shalat, Piala Dunia,...
Imam Shalat, Piala Dunia, dan Tempat Muktamar
Perjuangkan Hak Daerah,...
Perjuangkan Hak Daerah, Komisi XI DPR Upayakan TKD Tak Berkurang
Infografis
Donald Trump Resmi Umumkan...
Donald Trump Resmi Umumkan Maju Pilpres AS di 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved