Jadi King Maker Pilpres 2024, Jokowi Diyakini Tak Bakal Gegabah Pilih Jagoan
Kamis, 13 Mei 2021 - 21:36 WIB
loading...
Sebagai king maker Jokowi memiliki kekuatan penuh birokrasi dan sumber sumber finansial yang bisa dikendalikan. Foto/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kompetisi politik baik di tingkat pusat maupun daerah pada hakikatnya adalah pertarungan figur. Hal ini diungkapkan Direktur Riset Indonesian Presidential Studies (IPS) Arman Salam melihat dinamika politik menuju Pilpres 2024 mendatang.
"Figur yang elegan dimata publik memiliki potensi terbesar sebagai pemenang, aspek figur yang menjadi sorotan publik biasanya berawal dari track record kinerja positif yang populer atau fenomenal yang mampu menghipnotis publik, ditambah citra yang terus terjaga adalah modal besar kontestan," ujarnya saat dihubungi, Kamis (13/5/2021).
Baca juga: Minta Maaf, Refly Harun Sebut Pemerintahan Jokowi Sering Mengilhami Kritiknya
Namun begitu, kata Arman, perlu digaris bawahi dalam kontestasi ada syarat administrasi yang harus di penuhi terkait dukukungan partai sebagai syarat wajib pencalonan. Menurutnya, Presiden Jokowi adalah salah satu king maker terhadap bulat lonjongnya hasil pilpres nanti. Selain kekuatan figur, Jokowi juga memiliki kekuatan penuh birokrasi dan sumber sumber finansial yang bisa dikendalikan.
Dari sisi kepertaian Jokowi juga mampu melakukan penetrasi dalam penentuan terhadap calon calon yang direstui partai. "Mengingat posisi Jokowi yang bisa melakukan bergaining jabatan baik menteri atau sejenisnya terhadap partai untuk mendorong calon tertentu sesuai yang di inginkan," tutur dia.
"Figur yang elegan dimata publik memiliki potensi terbesar sebagai pemenang, aspek figur yang menjadi sorotan publik biasanya berawal dari track record kinerja positif yang populer atau fenomenal yang mampu menghipnotis publik, ditambah citra yang terus terjaga adalah modal besar kontestan," ujarnya saat dihubungi, Kamis (13/5/2021).
Baca juga: Minta Maaf, Refly Harun Sebut Pemerintahan Jokowi Sering Mengilhami Kritiknya
Namun begitu, kata Arman, perlu digaris bawahi dalam kontestasi ada syarat administrasi yang harus di penuhi terkait dukukungan partai sebagai syarat wajib pencalonan. Menurutnya, Presiden Jokowi adalah salah satu king maker terhadap bulat lonjongnya hasil pilpres nanti. Selain kekuatan figur, Jokowi juga memiliki kekuatan penuh birokrasi dan sumber sumber finansial yang bisa dikendalikan.
Dari sisi kepertaian Jokowi juga mampu melakukan penetrasi dalam penentuan terhadap calon calon yang direstui partai. "Mengingat posisi Jokowi yang bisa melakukan bergaining jabatan baik menteri atau sejenisnya terhadap partai untuk mendorong calon tertentu sesuai yang di inginkan," tutur dia.
Lihat Juga :