BMKG Pastikan Informasi Fenomena Gelombang Panas Ancam Indonesia Hoaks
Sabtu, 22 Mei 2021 - 06:18 WIB
loading...
A
A
A
"Wilayah Indonesia, secara geografis berada di sekitar ekuatorial yang memiliki karakteristik yang berbeda dengan wilayah lintang menengah atau lintang tinggi. Selain itu, wilayah Indonesia memiliki variabelitas perubahan cuaca yang cepat," beber Irsal.
"Dengan perbedaan karakteristik dinamika atmosfer tersebut, di wilayah Indonesia tidak terjadi fenomena yang dikenal dengan gelombang panas atau heat wave," tekannya.
Menurutnya, kondisi cuaca panas yang sering terjadi di wilayah Indonesia, masih dalam suhu yang normal. Di mana, suhu panas harian umumnya disebabkan oleh kondisi cuaca yang cerah pada siang hari dan relatif lebih signifikan pada saat posisi semua matahari berada di sekitar ekuator. Baca juga: Aktivitas Gempa di Selatan Jawa Meningkat, BMKG Minta Masyarakat Waspada
"Berdasarkan hasil pengamatan BMKG, suhu maksimum tanggal 16 Mei 2021, tercatat berkisar antara 33 derajat celcius hingga 35,2 derajat celcius dengan suhu maksimum 35,2 derajat celcius terjadi di Surabaya. Kisaran suhu tersebut masih dalam normal," pungkasnya.
"Dengan perbedaan karakteristik dinamika atmosfer tersebut, di wilayah Indonesia tidak terjadi fenomena yang dikenal dengan gelombang panas atau heat wave," tekannya.
Menurutnya, kondisi cuaca panas yang sering terjadi di wilayah Indonesia, masih dalam suhu yang normal. Di mana, suhu panas harian umumnya disebabkan oleh kondisi cuaca yang cerah pada siang hari dan relatif lebih signifikan pada saat posisi semua matahari berada di sekitar ekuator. Baca juga: Aktivitas Gempa di Selatan Jawa Meningkat, BMKG Minta Masyarakat Waspada
"Berdasarkan hasil pengamatan BMKG, suhu maksimum tanggal 16 Mei 2021, tercatat berkisar antara 33 derajat celcius hingga 35,2 derajat celcius dengan suhu maksimum 35,2 derajat celcius terjadi di Surabaya. Kisaran suhu tersebut masih dalam normal," pungkasnya.
(kri)
Lihat Juga :