Cegah Penyebaran Covid-19 Lewat Limbah Medis, Rumah Sakit Gandeng PPLI
Jum'at, 21 Mei 2021 - 16:42 WIB
loading...
-Sejumlah rumah sakit bersiap hadapi potensi kenaikan jumlah penderita covid pasca-lebaran. Baik pemerintah pusat, daerah maupun Perhimpunan Rumah Sakit se Indonesia (Persi). Foto/Ilustrasi/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Sejumlah rumah sakit bersiap hadapi potensi kenaikan jumlah penderita Covid-19 pasca-lebaran. Baik pemerintah pusat, daerah maupun Perhimpunan Rumah Sakit se Indonesia (Persi).
Bahkan Sekretaris Jenderal Persi, Lia G Partakusuma menjelaskan sejumlah rumah sakit di berbagai provinsi telah melaporkan adanya kenaikan kasus Covid-19.
Beberapa di antaranya Aceh dan Sulawesi Barat yang kasusnya mengalami kenaikan lebih dari 50%. Kemudian kenaikan jumlah kasus Covid-19 hingga 25 sampai 50 persen terjadi juga di Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, dan Riau.
Kemungkinan menyusul di pulau Jawa termasuk Jakarta. Sejumlah rumah sakit telah bersiap menghadapi potensi tersebut, mulai dari kesiapan tenaga medis hingga pengolahan limbahnya.
"Limbah medis yang timbul dari alat-alat yang digunakan dalam penanganan Covid-19 juga kita tangani baik. Semua kita musnahkan, baik dengan peralatan insenerator yang di miliki rumah sakit atau dengan menggandeng perusahaan yang profesional dalam penanganan limbah B3 seperti PPLI (Prasadha Pamunah Limbah Industri)," ujar Wakil Direktur RSUD Cibinong, Tomi, Jumat (21/5/2021).Baca juga: Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Tes Antigen Sasar Kampung-kampung di Bekasi
Bahkan Sekretaris Jenderal Persi, Lia G Partakusuma menjelaskan sejumlah rumah sakit di berbagai provinsi telah melaporkan adanya kenaikan kasus Covid-19.
Beberapa di antaranya Aceh dan Sulawesi Barat yang kasusnya mengalami kenaikan lebih dari 50%. Kemudian kenaikan jumlah kasus Covid-19 hingga 25 sampai 50 persen terjadi juga di Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, dan Riau.
Kemungkinan menyusul di pulau Jawa termasuk Jakarta. Sejumlah rumah sakit telah bersiap menghadapi potensi tersebut, mulai dari kesiapan tenaga medis hingga pengolahan limbahnya.
"Limbah medis yang timbul dari alat-alat yang digunakan dalam penanganan Covid-19 juga kita tangani baik. Semua kita musnahkan, baik dengan peralatan insenerator yang di miliki rumah sakit atau dengan menggandeng perusahaan yang profesional dalam penanganan limbah B3 seperti PPLI (Prasadha Pamunah Limbah Industri)," ujar Wakil Direktur RSUD Cibinong, Tomi, Jumat (21/5/2021).Baca juga: Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Tes Antigen Sasar Kampung-kampung di Bekasi
Lihat Juga :