Sandiaga Bertemu 7 Dubes Negara Sahabat Bahas TCA di Tengah Pandemi
Jum'at, 21 Mei 2021 - 01:28 WIB
loading...
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno. Foto/Tangkapan Layar
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) terus melakukan berbagai persiapan menyongsong dibukanya kembali perbatasan Indonesia bagi wisatawan manca negara dalam bingkai Travel Corridor Arrangement (TCA).
Baca juga: Tiga Jurus Sandiaga Tingkatkan Daya Saing Pelaku Parekraf Yogyakarta di Tengah Pandemi Covid-19
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno pun menggelar pertemuan dengan duta besar negara-negara sahabat pada Selasa, 18 Mei 2021, untuk melakukan persiapan TCA.
![Sandiaga Bertemu 7 Dubes Negara Sahabat Bahas TCA di Tengah Pandemi]()
"Saya bertemu dengan duta besar dari beberapa negara sperti Singapura, Vietnam, Russia, Belgia, Belanda, Perancis dan Inggris. Pertemuan ini dilakukan sehubungan dengan akan dibukanya kembali perbatasan Indonesia untuk beberapa negara dengan penerapan konsep Travel Corridor Arrangement," kata Sandiaga dalam keterangan pers, Kamis (20/5/2021).
Baca juga: Sandiaga Dorong Kolaborasi Kementerian/Lembaga Kembangkan Destinasi Wisata
Sandiaga mengatakan, dengan konsep TCA, pihaknya memastikan wisatawan yang masuk ke Indonesia dalam keadaan sehat, sudah memenuhi persyaratan dan siap untuk mematuhi segala protokol kesehatan.
Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini menambahkan, pelaksanaan konsep ini sendiri mengikuti kasus Covid-19 (virus Corona) yang ada di dalam dan luar negeri. Ia menyebut pembahasan akhir TCA akan tercipta bila kondisi Covid-19 di dalam dan luar negeri sudah kondusif.
"Jika keadaan kondusif, rencana travel corridor arrangement ini tentunya bisa kita tingkatkan pembahasannya ke tahap akhir," terang Sandiaga.
Namun, jika pandemi Corona semakin memburuk, TCA bisa dipastikan akan ditunda bahkan bisa ditinjau ulang.
"Semua kebijakan akan berbasis data. Dan, Kemenparekraf akan memastikan, bukan hanya protokol 3M-CHSE yang dijalankan tapi juga 3T, yakni testing, tracing, dan treatment," terang Mas Menteri.
Baca juga: Tiga Jurus Sandiaga Tingkatkan Daya Saing Pelaku Parekraf Yogyakarta di Tengah Pandemi Covid-19
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno pun menggelar pertemuan dengan duta besar negara-negara sahabat pada Selasa, 18 Mei 2021, untuk melakukan persiapan TCA.

"Saya bertemu dengan duta besar dari beberapa negara sperti Singapura, Vietnam, Russia, Belgia, Belanda, Perancis dan Inggris. Pertemuan ini dilakukan sehubungan dengan akan dibukanya kembali perbatasan Indonesia untuk beberapa negara dengan penerapan konsep Travel Corridor Arrangement," kata Sandiaga dalam keterangan pers, Kamis (20/5/2021).
Baca juga: Sandiaga Dorong Kolaborasi Kementerian/Lembaga Kembangkan Destinasi Wisata
Sandiaga mengatakan, dengan konsep TCA, pihaknya memastikan wisatawan yang masuk ke Indonesia dalam keadaan sehat, sudah memenuhi persyaratan dan siap untuk mematuhi segala protokol kesehatan.
Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini menambahkan, pelaksanaan konsep ini sendiri mengikuti kasus Covid-19 (virus Corona) yang ada di dalam dan luar negeri. Ia menyebut pembahasan akhir TCA akan tercipta bila kondisi Covid-19 di dalam dan luar negeri sudah kondusif.
"Jika keadaan kondusif, rencana travel corridor arrangement ini tentunya bisa kita tingkatkan pembahasannya ke tahap akhir," terang Sandiaga.
Namun, jika pandemi Corona semakin memburuk, TCA bisa dipastikan akan ditunda bahkan bisa ditinjau ulang.
"Semua kebijakan akan berbasis data. Dan, Kemenparekraf akan memastikan, bukan hanya protokol 3M-CHSE yang dijalankan tapi juga 3T, yakni testing, tracing, dan treatment," terang Mas Menteri.
(maf)
Lihat Juga :