Menata Pendidikan Dasar
Jum'at, 21 Mei 2021 - 06:05 WIB
loading...
A
A
A
Setelah kita merdeka sekian puluh tahun lalu, bangsa ini harus menempatkan pembangunan SDM dengan prioritas tinggi. Kondisi sehat dan cukup gizi menjadi prasyarat penting untuk melahirkan SDM yang cerdas dan berkualitas. Pendidikan bagi anak-anak bangsa seyogianya lebih menekankan pada aspek analitik (kemampuan menganalisis informasi). Kemajuan teknologi tidak menginginkan manusia-manusia penghafal informasi karena informasi kini bisa diakses dalam hitungan detik melalui internet. Anak-anak yang semakin melek teknologi harus lebih diarahkan sehingga kegemarannya menggunakan komputer membawa dampak positif bagi daya pikirnya.
Pendidikan karakter adalah isu penting yang tidak boleh terabaikan. Emotional quotient harus semakin diasah sehingga generasi muda Indonesia akan bersikap lebih toleran, berjiwa sosial, dan mampu bekerja sama dalam berbagai hal.
Karakter amoral bangsa yang harus dijauhi adalah ketidakjujuran. Masih terdapat banyak tantangan dan oleh karena itu upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi di Indonesia harus terus-menerus ditegakkan. Kita adalah bangsa besar dan mungkin termasuk bangsa religius, oleh karena itu bangsa ini jangan sampai jatuh dan dicap sebagai bangsa korup. SDM Indonesia sejak usia dini harus diperkenalkan dengan pendidikan budi pekerti/akhlak, sehingga praktik-praktik ibadah tidak hanya sebatas di masjid, tetapi sinkron dengan pengamalan agama di tingkat masyarakat.
Pendidikan karakter adalah isu penting yang tidak boleh terabaikan. Emotional quotient harus semakin diasah sehingga generasi muda Indonesia akan bersikap lebih toleran, berjiwa sosial, dan mampu bekerja sama dalam berbagai hal.
Karakter amoral bangsa yang harus dijauhi adalah ketidakjujuran. Masih terdapat banyak tantangan dan oleh karena itu upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi di Indonesia harus terus-menerus ditegakkan. Kita adalah bangsa besar dan mungkin termasuk bangsa religius, oleh karena itu bangsa ini jangan sampai jatuh dan dicap sebagai bangsa korup. SDM Indonesia sejak usia dini harus diperkenalkan dengan pendidikan budi pekerti/akhlak, sehingga praktik-praktik ibadah tidak hanya sebatas di masjid, tetapi sinkron dengan pengamalan agama di tingkat masyarakat.
(bmm)
Lihat Juga :