Aksi Bela Palestina, PKS Minta Israel Stop Serang ke Perempuan dan Anak-anak
Kamis, 20 Mei 2021 - 19:31 WIB
loading...
PKS meminta Israel menghentikan serangan terhadap perempuan dan anak-anak dalam Aksi Bela Palestina, Kamis (20/5/2021) siang tadi. Foto/twitter
A
A
A
JAKARTA - Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera ( PKS ) Bidang Perempuan dan Keluarga (BPKK) Kurniasih Mufidayati mendesak Israel tidak menjadiperempuan dan anak-anak sipil sebagai sasaran serangan. Tindakan Israel selama ini telah mengakibatkan setidaknya 64 anak-anak dan 36 perempuan Palestina wafat telah melanggar Konvensi Jenewa 1949.
Permintaan itu disampaikannya dalam orasinya pada Aksi Bela Palestina bersama Gema Keadilan dan bersama Presiden PKS Ahmad Syaikhu bersama jajaran DPP PKS di depan kantor Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat (AS), Jakarta, Kamis (20/5/2021).
"Di manakah hati nurani saat melihat anak-anak dan perempuan dipukuli dan ditendang saat mereka mempertahankan hak ibadah di Al Quds Yerusalem? Dimanakah hati nurani saat melihat anak-anak dan perempuan dihujani bom malam hari saat seharusnya mereka memejamkan mata di Gaza?" tegasnya di hadapan massa aksi, sebagaimana siaran pers yang diterima SINDOnews, Kamis (20/5/2021).
Baca juga: Bela Palestina, Wakaf Salman dan Jamaah Masjid ITB Donasikan Ambulans untuk Warga Gaza
Dia mengatakan, setidaknya 48 ribu warga Palestina kehilangan tempat tinggal. Artinya ada ribuan keluarga di Palestina yang kini tidak bisa mendapatkan hak hidup dasar yakni tempat tinggal.
Permintaan itu disampaikannya dalam orasinya pada Aksi Bela Palestina bersama Gema Keadilan dan bersama Presiden PKS Ahmad Syaikhu bersama jajaran DPP PKS di depan kantor Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat (AS), Jakarta, Kamis (20/5/2021).
"Di manakah hati nurani saat melihat anak-anak dan perempuan dipukuli dan ditendang saat mereka mempertahankan hak ibadah di Al Quds Yerusalem? Dimanakah hati nurani saat melihat anak-anak dan perempuan dihujani bom malam hari saat seharusnya mereka memejamkan mata di Gaza?" tegasnya di hadapan massa aksi, sebagaimana siaran pers yang diterima SINDOnews, Kamis (20/5/2021).
Baca juga: Bela Palestina, Wakaf Salman dan Jamaah Masjid ITB Donasikan Ambulans untuk Warga Gaza
Dia mengatakan, setidaknya 48 ribu warga Palestina kehilangan tempat tinggal. Artinya ada ribuan keluarga di Palestina yang kini tidak bisa mendapatkan hak hidup dasar yakni tempat tinggal.
Lihat Juga :