TNI Berniat Adukan Media di Papua ke Dewan Pers karena Bikin Berita Hoaks
Selasa, 18 Mei 2021 - 20:28 WIB
loading...
Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III berniat mengadukan berita hoaks yang dimuat salah satu media online di Papua ke Dewan Pers. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III berniat mengadukan berita hoaks yang dimuat Suarapapua.com ke Dewan Pers . Sebab, berita yang dimuat media online tersebut dinilai tuduhan yang sangat serius dan fitnah keji.
"Kami sangat keberatan terhadap artikel yang dimuat Suarapapua.com itu. Kami akan mengadukan ke Dewan Pers dalam waktu dekat," ujar Perwira Penerangan (Papen) Kogabwilhan III, Letkol Laut Deni Wahidin dalam keterangannya, Selasa (18/5/2021). Baca juga: Dewan Pers Nilai Pencabutan Berita Media Papua Salah Langkah
Sekadar diketahui sebelumnya, Suarapapua.com memuat artikel militer menembak mati tiga perempuan muda di Gereja Kingmi, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua. Media online itu pun mengakui telah membuat berita tidak benar alias hoaks.
"Redaksi Suara Papua mengakui bahwa berita yang diterbitkan pada Minggu 15 Mei 2021 berjudul "Breaking News: Militer Indonesia Tembak Mati 3 Anak Perempuan Muda di Kabupaten Puncak" adalah berita yang keliru dan berisi informasi yang tidakakurat dan tidak benar," bunyi pernyataan media online tersebut.
Redaksi mengakui tidak melakukan konfirmasi kepada Satgas Nemangkawi di Mabes Polri maupun Kogabwilhan III di Timika terkait berita yang telah diterbitkan. Redaksi hanya mengutip seorang sumber yang tidak disebutkan namanya.
"Kami sangat keberatan terhadap artikel yang dimuat Suarapapua.com itu. Kami akan mengadukan ke Dewan Pers dalam waktu dekat," ujar Perwira Penerangan (Papen) Kogabwilhan III, Letkol Laut Deni Wahidin dalam keterangannya, Selasa (18/5/2021). Baca juga: Dewan Pers Nilai Pencabutan Berita Media Papua Salah Langkah
Sekadar diketahui sebelumnya, Suarapapua.com memuat artikel militer menembak mati tiga perempuan muda di Gereja Kingmi, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua. Media online itu pun mengakui telah membuat berita tidak benar alias hoaks.
"Redaksi Suara Papua mengakui bahwa berita yang diterbitkan pada Minggu 15 Mei 2021 berjudul "Breaking News: Militer Indonesia Tembak Mati 3 Anak Perempuan Muda di Kabupaten Puncak" adalah berita yang keliru dan berisi informasi yang tidakakurat dan tidak benar," bunyi pernyataan media online tersebut.
Redaksi mengakui tidak melakukan konfirmasi kepada Satgas Nemangkawi di Mabes Polri maupun Kogabwilhan III di Timika terkait berita yang telah diterbitkan. Redaksi hanya mengutip seorang sumber yang tidak disebutkan namanya.
Lihat Juga :