Dukung Hendropriyono soal Palestina, Arief Poyuono: Memang Indonesia Punya Pengaruh?  

Rabu, 19 Mei 2021 - 15:04 WIB
loading...
Dukung Hendropriyono...
Arief Poyuono mempertanyakan seberapa kuat pengaruh Indonesia untuk mengubah pandangan dunia terhadap Israel. Foto/ist
A A A
JAKARTA - Pernyataan mantan Kepala Badan Intelijen Negara BIN Jenderal (Purn) AM Hendropriyono bahwa konflik Israel-Palestina urusan Indonesiajuga mendapat dukungan Arief Poyuono . Mantan Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gerindra itu setuju dengan pendapat Guru Besar Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) tersebut karena melihat kecilnya pengaruh Indonesia di kancah politik internasional.

"Setuju. Karena dari zaman Bung Karno mengecam dan mengutuki Israel tetap aja dicuekin sama Israel. Jadi mau aksi segede apapun di Indonesia terhadap Israel enggak ada ngaruhnya," kata Arief Poyuono kepada SINDOnews, Rabu (19/5/2021).

Baca juga: Bela Hendropriyono, Ferdinand Hutahaean Sebut Tepat Palestina Urusan Bangsa Arab

Lagipula, kata dia, Indonesia tidak punya hubungan diplomatik dengan Israel. "Memangnya negara kita punya pengaruh kuat apa di dunia? Untuk bisa menekan dunia internasional untuk menghentikan konflik Israel - Palestina. Wong RRC yang sudah kuat dan negara kaya raya aja enggak sanggup," ungkapnya.

Maka itu, Arief Poyuono sepakat dengan pernyataan Hendropriyono. "Ya lebih baik ngurus negara sendiri dulu terutama dengan adanya aksi kekerasan dan pengrusakan fasilitas umum di Papua oleh kelompok teroris. Ini yang harusnya para elite politik dan tokoh masyarakat peduli," kata dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Refleksikan Cita-cita...
Refleksikan Cita-cita Bung Karno, PDIP Minta Pemerintah Wujudkan Keadilan Hukum dan Ekonomi
Prabowo Kenang Hari...
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
Pancasila Lahir Bukan...
Pancasila Lahir Bukan dari Ruang Kosong, Presiden: Sebuah Konsensus Agung
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
Prabowo: Bung Karno...
Prabowo: Bung Karno Bukan Milik Satu Partai
Kenang Juwono Sudarnoso,...
Kenang Juwono Sudarnoso, Hendropriyono: Dia Sipil tapi Jiwanya Militan
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
Rekomendasi
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
TikTok Dorong Pertumbuhan...
TikTok Dorong Pertumbuhan Industri Kecantikan Malalui ForYouBeauty 2026
Perkuat Penetrasi Pasar,...
Perkuat Penetrasi Pasar, EVO Group Perbarui Kemasan Life Cat dan Ori Cat
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved