Geram, Fadli Zon Sebut PM Israel Pantas Dapat Predikat Penjahat Perang

Senin, 17 Mei 2021 - 09:07 WIB
loading...
Geram, Fadli Zon Sebut...
Ketua BKSAP DPR Fadli Zon menunjukkan sebilah keris ke Dubes Palestina untuk Indonesia Zuhair SM Al Shun beberapa waktu lalu. Foto/tangkapan layar Twitter Fadli Zon
A A A
JAKARTA - Aksi militer Israel di jalur Gaza, Palestina telah mengundang kemarahan sebagian masyarakat dunia. Publik dunia marah dengan aksi Israel yang telah menimbulkan banyak korban jiwa. Banyak negara, termasuk Indonesia mengeluarkan sikap mengutuk Israel atas serangannya ke Palestina.

Ketua Badan Kerja Sama Antarparlemen (BKSAP) DPR Fadli Zon juga menunjukkan kemarahannya terhadap Israel. Melalui akun Twitternya, politikus Partai Gerindra ini menyebut Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu layak disebut penjaha perang.

Tidak hanya itu, Fadli yang saat ini menjabat Anggota Komisi Demokrasi dan HAM Parlemen Dunia ini berharap Netanyahu diproses hukum dengan diseret ke Internasional Criminal Court.

"Netanyahu ini sudah pantas mendapat predikat “Penjahat Perang” dan harus diseret ke International Criminal Court (ICC)," kata Fadli seperti dikutip dari lini masa akun Twitternya, @fadlizon, Minggu 16 Mei 2021.

Sebelumnya, Fadli Zon menilai Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) lemah dalam menyikapi agresi Israel terhadap Palestina.
Baca juga: 70 Tahun Israel Hanya Dikutuk, BKSAP DPR: Saatnya PBB Harus Tunjukkan Wibawa

Dewan Keamanan PBB selama ini dinilainya tidak berdaya menghadapi Negeri Zionis tersebut. BKSAP DPR mengingatkan berlarut-larutnya sikap ini dapat berdampak pada kewibawaan PBB.

”BKSAP DPR RI menilai kegagalan DK PBB dalam mengambil tindakan tegas terhadap Israel dapat menggerus kredibiltas institusi global antarpemerintah tersebut. Terkait hal itu, terdapat urgensi mendesak untuk memperkuat peran PBB termasuk agar PBB lebih demokratis dan independen serta berwibawa,” bunyi pernyataan sikap BKSAP DPR yang dikutip dari tweet Ketua BKSAP DPR Fadli Zon, Sabtu 15 Mei 2021 malam.Baca juga: Perang Hari Ke-8: 192 Orang Tewas di Gaza, di Israel 10 Orang
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Kemenhaj Serahkan Paket...
Kemenhaj Serahkan Paket Daging Dam Jemaah Haji Indonesia untuk Rakyat Palestina
Prabowo Terima Menlu...
Prabowo Terima Menlu Turki di Hambalang, Bahas Palestina hingga Timur Tengah
Macron Puji Prabowo...
Macron Puji Prabowo Punya Sikap Tegas dan Berani Dukung Kemerdekaan Palestina
Prabowo-Macron Sepakat...
Prabowo-Macron Sepakat Dukung Solusi Dua Negara untuk Palestina
Kecam Israel atas Penahanan...
Kecam Israel atas Penahanan 9 WNI Misi ke Gaza, Menlu Sugiono: Pelanggaran Hukum Internasional
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Rekomendasi
Meksiko Tumbangkan Ceko...
Meksiko Tumbangkan Ceko 3-0 di Laga Penutup Grup A Piala Dunia 2026
Kontroversi Jeda Hidrasi...
Kontroversi Jeda Hidrasi di Piala Dunia 2026, Klopp Punya Pendapat Sendiri
Afrika Selatan Cetak...
Afrika Selatan Cetak Sejarah Usai Lolos ke Babak 32 Besar
Berita Terkini
KPK Periksa Eks Sekjen...
KPK Periksa Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono sebagai Tersangka Kasus Gratifikasi
Menkes Kaji Insentif...
Menkes Kaji Insentif untuk Dokter Umum dan Gigi di Daerah Tertinggal
Libatkan Publik Pilih...
Libatkan Publik Pilih Logo HUT ke-81 RI, Mensesneg: Simbol Kebangsaan Milik Bersama
Boni Hargens Sebut Presisi...
Boni Hargens Sebut Presisi Jadi Fondasi Transformasi Menyeluruh di Tubuh Polri
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Didakwa Terima Suap Uang dan Rumah, Total Rp4,8 M
Menkes Ungkap Ada Gap...
Menkes Ungkap Ada Gap Tinggi Penghasilan Dokter Spesialis: di Bone Rp3 Juta, di Mahakam Ulu Rp80 Juta
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved