Belajar dari GAM, Masalah Konflik Papua Diharapkan lewat Pendekatan Dialog
Sabtu, 15 Mei 2021 - 16:57 WIB
loading...
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD melalui Konferensi Pers mengkategorikan KKB di Papua sebagai teroris. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD melalui Konferensi Pers mengkategorikan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua sebagai teroris.
Baca juga: Ikut Campur Papua Barat, Politisi Vanuatu Desak Negara-negara Pasifik Tekan Indonesia
Pasca penetapan sebagai teroris, pasukan gabungan Polri dan TNI mulai dikirim ke Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua untuk memburu KKB. Konflik senjata antara Polri-TNI dan KKB berujung pada pengungsian warga sipil yang takut terjadi baku tembak di daerahnya.
Baca juga: Rombongan Kapolres Maybrat Ditembaki, Polda Papua: Tak Ada Penyisiran Pasca Kejadian
Menyikapi persoalan yang saat ini sedang terjadi di Papua, Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPP GAMKI) menyampaikan, pertama, agar pemerintah melakukan penyelesaian konflik dengan pendekatan dialog damai seperti yang dilakukan saat menyelesaikan konflik dengan GAM di Aceh pada tahun 2005 lalu.
Baca juga: Ikut Campur Papua Barat, Politisi Vanuatu Desak Negara-negara Pasifik Tekan Indonesia
Pasca penetapan sebagai teroris, pasukan gabungan Polri dan TNI mulai dikirim ke Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua untuk memburu KKB. Konflik senjata antara Polri-TNI dan KKB berujung pada pengungsian warga sipil yang takut terjadi baku tembak di daerahnya.
Baca juga: Rombongan Kapolres Maybrat Ditembaki, Polda Papua: Tak Ada Penyisiran Pasca Kejadian
Menyikapi persoalan yang saat ini sedang terjadi di Papua, Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPP GAMKI) menyampaikan, pertama, agar pemerintah melakukan penyelesaian konflik dengan pendekatan dialog damai seperti yang dilakukan saat menyelesaikan konflik dengan GAM di Aceh pada tahun 2005 lalu.
Lihat Juga :