Israel Serang Palestina, DPP GMNI Minta Indonesia Maksimalkan Peran OKI

Jum'at, 14 Mei 2021 - 21:12 WIB
loading...
Israel Serang Palestina, DPP GMNI Minta Indonesia Maksimalkan Peran OKI
Hanadi Tower, menara tempat tinggal warga Palestina di Gaza, runtuh dalam sekejap setelah dibombardir jet tempur Israel, Selasa (11/5/2021). Foto/Ashraf Amra/Anadolu Agency
A A A
JAKARTA - Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) merespons peristiwa serangan militer Israel terhadap warga Palestina, yang terjadi beberapa hari lalu, waktu setempat.

Baca juga: Palestina Semakin Genting, DPR Minta Pemerintah Indonesia Desak PBB Terjunkan Pasukan Perdamaian

Menurut Sekjen DPP GMNI M. Ageng Dendy, apa yang dilakukan militer Israel kepada warga Palestina, merupakan kejahatan kemanusiaan. "Itu kejahatan kemanusiaan yang sangat berat," katanya, dalam keterangan rilisnya, Jumat (14/5/2021).

Baca juga: Rakyat Palestina Terus Diserang, Bintang Avengers Tuntut Sanksi bagi Israel

Penyerangan militer Israel dilakukan saat warga Palestina tengah melakukan Ibadah. Kata Dendy, hal itu bukan hanya melukai umat Islam. Namun juga umat beragama. Kampanye dan dorongan stop kekerasan Israel terhadap Palestina perlu dilakukan.

"Penyerangan itu, sesungguhnya melukai umat beragama. Bukan hanya umat Islam. Sehingga, kita harus menyuarakan penolakan dan penghentian kekerasan kepada warga Palestina, itu semua bisa dilakukan seluruh umat beragama," jelas Dendy.

Baca juga: Tak Kuat Dikritik, Gal Gadot Tutup Kolom Komentar IG Setelah Bahas Konflik Israel dan Palestina

Disampaikan ketua Korda GMNI Jawa Timur 2016-2018 itu, Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri telah mengecam serangan Israel tersebut. Namun, sikap pengecaman itu seharusnya ditindaklanjuti ke arah yang lebih serius. Berupa penekanan-penekanan kepada Israel.

"Indonesia tergabung dalam OKI (Organisasi Kerja Sama Islam), seyogianya dapat mendorong organisasi tersebut bersikap. Mengonsolidasikan negara-negara anggota memberi tekanan kepada Israel dalam bentuk apapun. Politik dan ekonomi," ujarnya.

Apalagi, Palestina juga merupakan anggota organisasi negara hampir separuh di dunia itu. "Bisa juga, negara-negara OKI bersama-sama membawa ini ke PBB. Mendesak agar Israel diberi sanksi. Itu sebagai langkah nyata negara-negara OKI, sebagai bentuk solidaritas," imbuh alumni UIN Sunan Ampel Surabaya tersebut.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2194 seconds (11.97#12.26)