Israel Serang Palestina, DPP GMNI Minta Indonesia Maksimalkan Peran OKI

loading...
Israel Serang Palestina, DPP GMNI Minta Indonesia Maksimalkan Peran OKI
Hanadi Tower, menara tempat tinggal warga Palestina di Gaza, runtuh dalam sekejap setelah dibombardir jet tempur Israel, Selasa (11/5/2021). Foto/Ashraf Amra/Anadolu Agency
JAKARTA - Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) merespons peristiwa serangan militer Israel terhadap warga Palestina, yang terjadi beberapa hari lalu, waktu setempat.

Baca juga: Palestina Semakin Genting, DPR Minta Pemerintah Indonesia Desak PBB Terjunkan Pasukan Perdamaian

Menurut Sekjen DPP GMNI M. Ageng Dendy, apa yang dilakukan militer Israel kepada warga Palestina, merupakan kejahatan kemanusiaan. "Itu kejahatan kemanusiaan yang sangat berat," katanya, dalam keterangan rilisnya, Jumat (14/5/2021).

Baca juga: Rakyat Palestina Terus Diserang, Bintang Avengers Tuntut Sanksi bagi Israel



Penyerangan militer Israel dilakukan saat warga Palestina tengah melakukan Ibadah. Kata Dendy, hal itu bukan hanya melukai umat Islam. Namun juga umat beragama. Kampanye dan dorongan stop kekerasan Israel terhadap Palestina perlu dilakukan.

"Penyerangan itu, sesungguhnya melukai umat beragama. Bukan hanya umat Islam. Sehingga, kita harus menyuarakan penolakan dan penghentian kekerasan kepada warga Palestina, itu semua bisa dilakukan seluruh umat beragama," jelas Dendy.

Baca juga: Tak Kuat Dikritik, Gal Gadot Tutup Kolom Komentar IG Setelah Bahas Konflik Israel dan Palestina

Disampaikan ketua Korda GMNI Jawa Timur 2016-2018 itu, Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri telah mengecam serangan Israel tersebut. Namun, sikap pengecaman itu seharusnya ditindaklanjuti ke arah yang lebih serius. Berupa penekanan-penekanan kepada Israel.

"Indonesia tergabung dalam OKI (Organisasi Kerja Sama Islam), seyogianya dapat mendorong organisasi tersebut bersikap. Mengonsolidasikan negara-negara anggota memberi tekanan kepada Israel dalam bentuk apapun. Politik dan ekonomi," ujarnya.

Apalagi, Palestina juga merupakan anggota organisasi negara hampir separuh di dunia itu. "Bisa juga, negara-negara OKI bersama-sama membawa ini ke PBB. Mendesak agar Israel diberi sanksi. Itu sebagai langkah nyata negara-negara OKI, sebagai bentuk solidaritas," imbuh alumni UIN Sunan Ampel Surabaya tersebut.



Dalam hal ini, Dendy menekankan peran Indonesia di dalam OKI haruslah maksimal. Mampu mendorong OKI untuk hal-hal yang telah ia sampaikan.

"Apalagi kan, selain meningkatkan solidaritas umat Islam, tujuan dibentuknya OKI, dua di antaranya, melindungi tempat suci Islam dan membantu perjuangan pembentukan negara Palestina yang merdeka dan berdaulat," ungkapnya.

Di saat bersamaan, Dendy berharap dan mengajak seluruh masyarakat Indonesia agar sama-sama bersolidaritas. Menyuarakan penolakan terhadap serangan Israel terhadap warga Palestina. "Mari kita kampanyekan, stop kekerasan terhadap warga sipil Palestina," pungkasnya.

Untuk diketahui, tentara militer Israel melakukan penyerangan kepada warga Palestina yang tengah melakukan salat tarawih. Mereka menyerang warga Palestina yang tengah berada di Masjid Al Aqsa. Ratusan warga Palestina terluka. Penyerangan pun berlanjut hingga jelang Hari Lebaran.
(maf)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top