Aktivitas Netty Prasetiyani Legislator PKS saat Lebaran
Jum'at, 14 Mei 2021 - 06:29 WIB
loading...
Anggota DPR RI dari PKS, Netty Prasetiyani Aher mengatakan bahwa Lebaran di masa pandemi ini membuat kita melakukan beberapa penyesuaian. Foto/dpr.go.id
A
A
A
JAKARTA - Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Netty Prasetiyani Aher mengatakan bahwa Lebaran di masa pandemi ini membuat kita melakukan beberapa penyesuaian. Bagi Netty dan keluarga, ada kegiatan yang memang tidak dapat ditinggalkan, yaitu Salat Idul Fitri di lapangan atau masjid yang menyelenggarakan dengan mengikuti protokol kesehatan.
Biasanya, dia bersama keluarga melaksanakan salat Idul Fitri di lapangan perumahan dekat rumahnya. "Itu pun dengan beberapa aturan, seperti misalnya khutbah tidak terlalu panjang, yang kedua tidak ada bersalam-salaman setelah salat Idul Fitri selesai dilakukan," ujar Netty kepada SINDOnews, Jumat (14/5/2021). Baca juga: Konflik Israel-Palestina, DPD RI Desak Pemerintah Aktif Galang Kekuatan Internasional
Selesai Salat Idul Fitri, Netty dan keluarga kembali ke rumah. Di rumah, mereka melakukan ritual turun temurun sejak dirinya masih kecil, yakni salam-salaman secara bergantian dengan kakak-kakaknya dan adiknya, mencium tangan kedua orangtuanya.
Kemudian, sang orang tua Netty menitipkan pesan dan harapan setelah Ramadhan atau pada saat Idul Fitri tersebut. "Nah itu pun berlaku bagi anak-anak dan cucu saya ya sekarang. Pulang dari Salat Idul Fitri, kami bersalam-salaman, bermaafan kemudian ada satu kegiatan foto bersama biasanya karena memang momen Idul Fitri ini hampir semua anak-anak kumpul di rumah, karena memang masa Pandemi semuanya ada di rumah," tutur anggota Komisi IX DPR RI ini.
Anak kedua Netty pada Lebaran tahun lalu, baru melahirkan. Sehingga setelah dari rumah sakit, sang anak ke rumahnya. Tahun lalu, anak sulungnya pun masih dapat kesempatan datang ke rumahnya. "Nah untuk Lebaran kali ini tentu saja anak sulung saya tidak bisa pulang ke rumah, karena sesuai dengan aturan tidak boleh mudik, jadi bertahan di ibu kota, dengan istri dan mertuanya," jelas Ketua Tim COVID-19 Fraksi PKS DPR RI ini.
Biasanya, dia bersama keluarga melaksanakan salat Idul Fitri di lapangan perumahan dekat rumahnya. "Itu pun dengan beberapa aturan, seperti misalnya khutbah tidak terlalu panjang, yang kedua tidak ada bersalam-salaman setelah salat Idul Fitri selesai dilakukan," ujar Netty kepada SINDOnews, Jumat (14/5/2021). Baca juga: Konflik Israel-Palestina, DPD RI Desak Pemerintah Aktif Galang Kekuatan Internasional
Selesai Salat Idul Fitri, Netty dan keluarga kembali ke rumah. Di rumah, mereka melakukan ritual turun temurun sejak dirinya masih kecil, yakni salam-salaman secara bergantian dengan kakak-kakaknya dan adiknya, mencium tangan kedua orangtuanya.
Kemudian, sang orang tua Netty menitipkan pesan dan harapan setelah Ramadhan atau pada saat Idul Fitri tersebut. "Nah itu pun berlaku bagi anak-anak dan cucu saya ya sekarang. Pulang dari Salat Idul Fitri, kami bersalam-salaman, bermaafan kemudian ada satu kegiatan foto bersama biasanya karena memang momen Idul Fitri ini hampir semua anak-anak kumpul di rumah, karena memang masa Pandemi semuanya ada di rumah," tutur anggota Komisi IX DPR RI ini.
Anak kedua Netty pada Lebaran tahun lalu, baru melahirkan. Sehingga setelah dari rumah sakit, sang anak ke rumahnya. Tahun lalu, anak sulungnya pun masih dapat kesempatan datang ke rumahnya. "Nah untuk Lebaran kali ini tentu saja anak sulung saya tidak bisa pulang ke rumah, karena sesuai dengan aturan tidak boleh mudik, jadi bertahan di ibu kota, dengan istri dan mertuanya," jelas Ketua Tim COVID-19 Fraksi PKS DPR RI ini.
Lihat Juga :