Puan Maharani Minta Pemerintah Larang WNA Masuk Indonesia

Rabu, 12 Mei 2021 - 15:56 WIB
loading...
Puan Maharani Minta...
Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah untuk menunda kedatangan warga negara asing masuk Indonesia. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia, Puan Maharani meminta pemerintah untuk menunda kedatangan warga negara asing masuk Indonesia dalam jangka waktu tertentu. Sebab, kebijakan pengendalian Covid-19 menimbulkan kebingungan di masyarakat.

“Saya minta pemerintah menunda kedatang WNA hingga jangka waktu tertentu. Dan tidak ada orang dari luar negeri yang datang dengan izin khusus untuk datang ke Indonesia,” kata Puan di Pos Penyekatan KM31 Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Rabu (12/5). Baca juga: Ratusan WNA China asal Guangzhou yang Tiba di Indonesia Bekerja Sebagai TKA di Morowali

Menurut dia, pemerintah sudah melakukan pembatasan sampai menjelang menjelang Hari Raya Idul Fitri sampai batas waktu yang akan ditentukan untuk bisa memberikan keadilan kepada masyarakat. ”Kita sudah tidak izinkan apakah WNA itu masuk melalui secara regular atau pesawat sewaan,” ujarnya. Baca juga: Tokoh Muhammadiyah Sindir Kedatangan WNA China, Netizen Terpingkal-pingkal

Puan mengapresiasi kepada pihak kdan epolisian TNI serta petugas lainnya dalam menjalankan upaya larangan mudik, tetap bisa menjaga protokol kesehatan dan meminta pemerintah menerapkan kebijakan pengendalian Covid-19 yang tidak menimbulkan kebingungan di masyarakat. “Salah satu contohnya adalah kami minta kepada pemerintah, ini yang mewakili pemerintah kementerian dan tentu saja TNI/Polri dalam melaksanakan kebijakannya, ada keadilan dalam melaksanakan kebijakan. Untuk itu, pemerintah jangan membuat bingung masyarakat,” ungkapnya.

Puan menilai jangan sampai ada pemikiran masyarakat atas rasa ketidakadilan dengan diperbolehkannya warga negara asing (WNA) masuk Indonesia ditengah larangan mudik. Selain itu, pemerintah dalam masa peniadaan mudik ini untuk bisa memberikan rasa keadilan kepada masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Puan bersama rombongan Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo.Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dan Kepala BNPB Doni Monardo meninjau langsung pelaksanaan larangan mudik.

Saat awal datang, Puan lebih dahulu masuk ke area dalam Posko Penyekatan KM 31 Tol Jakarta Cikampek. Kemudian melakukan pertemuan dengan jajaran petugas gabungan yang berjaga di pos penyekatan. Puan berterima kasih atas kerja keras petugas gabungan mulai dari Kepolisian, dan TNI.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
Pakar Hukum: UU Polri...
Pakar Hukum: UU Polri yang Baru Akomodasi Kepentingan Masyarakat dan Kepolisian
Revisi UU Polri Disahkan...
Revisi UU Polri Disahkan Jadi Undang-Undang, Pelayanan Kepolisian Diharapkan Meningkat
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
DPR dan Pemerintah Pastikan...
DPR dan Pemerintah Pastikan Tak Ada Kendala Besar saat Puncak Haji
Salat di Masjid DPR,...
Salat di Masjid DPR, Puan Harap Iduladha 2026 Jadi Momen Rajut Kepedulian Sosial
Jelang Armuzna, DPR...
Jelang Armuzna, DPR Ingatkan Pemerintah soal Layanan Konsumsi dan Transportasi
Rekomendasi
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Cornelio Sunny Ungkap...
Cornelio Sunny Ungkap Alasan Somasi Keluarga Ratu Sofya, Singgung Pelanggaran Privasi
Sinetron Tobat Jatuh...
Sinetron 'Tobat Jatuh Cinta' Siap Ulang Kesuksesan 'Dunia Terbalik'
Berita Terkini
Ajukan Tambahan Anggaran...
Ajukan Tambahan Anggaran Rp762 Miliar, KPK: Kami Tidak Muluk-muluk
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Dharma Pongrekun Rombak...
Dharma Pongrekun Rombak 85% Gugatan UU Kesehatan di MK
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
Kebebasan Berpendapat,...
Kebebasan Berpendapat, Rembuk Pemuda Ajak Generasi Muda Rawat Nilai Intelektual
KPK Periksa Mantan Stafsus...
KPK Periksa Mantan Stafsus Menag Gus Yaqut terkait Kasus Kuota Haji
Infografis
8 PTS Terbaik Indonesia...
8 PTS Terbaik Indonesia Masuk THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved