Atasi Covid-19 Gelombang Kedua di India, Airlangga Hartarto Lepas Pengiriman Bantuan Oksigen
Senin, 10 Mei 2021 - 21:21 WIB
loading...
A
A
A
Hal ini membuat situasi tereskalasi dengan cepat. Tenaga kesehatan di India berjuang di garis depan untuk menangani lonjakan jumlah pasien. Adapun, alat medis, ventilator, dan tabung oksigen untuk pasien terbatas ketersediannya.
“Kejadian ini membuat kita prihatin, dan karenanya kita perlu turun tangan untuk membantu saudara-saudara kita di sana,” ujar Airlangga.
Pemerintah Indonesia, melalui kerja sama Asosiasi Gas Industri Indonesia sebagai produsen utama gas oksigen di Indonesia, berinisiatif untuk membantu.
Pemerintah Indonesia menyalurkan bantuan oksigen, sebanyak 1.400 tabung oksigen di tahap pertama, dari total 3.400 tabung oksigen yang direncanakan akan dikirimkan.
Kejadian ini di India, kata Airlangga, patut menjadi pelajaran yang berharga bagi bangsa di Indonesia.
“Kita harus selalu waspada dan mengedepankan langkah-langkah antisipatif. Presiden telah memberi arahan bahwa segala upaya yang telah dilakukan dalam rangka penanganan dan pengendalian Covid-19 di Tanah Air agar tidak diubah dan ditingkatkan performanya,” tutur Ketua Umum DPP Partai Golkar itu.
Airlangga tak lupa mengingatkan mengingat sebentar lagi Indonesia akan menghadapi momen Lebaran Hari Raya Idul Fitri. Mobilitas warga dipastikan akan lebih padat dari biasanya, maka untuk mengantisipasi lonjakan kasus, aturan peniadaan mudik telah menjadi langkah yang tepat.
“Kejadian ini membuat kita prihatin, dan karenanya kita perlu turun tangan untuk membantu saudara-saudara kita di sana,” ujar Airlangga.
Pemerintah Indonesia, melalui kerja sama Asosiasi Gas Industri Indonesia sebagai produsen utama gas oksigen di Indonesia, berinisiatif untuk membantu.
Pemerintah Indonesia menyalurkan bantuan oksigen, sebanyak 1.400 tabung oksigen di tahap pertama, dari total 3.400 tabung oksigen yang direncanakan akan dikirimkan.
Kejadian ini di India, kata Airlangga, patut menjadi pelajaran yang berharga bagi bangsa di Indonesia.
“Kita harus selalu waspada dan mengedepankan langkah-langkah antisipatif. Presiden telah memberi arahan bahwa segala upaya yang telah dilakukan dalam rangka penanganan dan pengendalian Covid-19 di Tanah Air agar tidak diubah dan ditingkatkan performanya,” tutur Ketua Umum DPP Partai Golkar itu.
Airlangga tak lupa mengingatkan mengingat sebentar lagi Indonesia akan menghadapi momen Lebaran Hari Raya Idul Fitri. Mobilitas warga dipastikan akan lebih padat dari biasanya, maka untuk mengantisipasi lonjakan kasus, aturan peniadaan mudik telah menjadi langkah yang tepat.
Lihat Juga :