Bamsoet: Jangan Salahkan Pihak Lain, Saya yang Bertanggung Jawab
Jum'at, 22 Mei 2020 - 18:27 WIB
loading...
A
A
A
Bamsoet menuturkan, ketika dirinya mendengar ada yang diperiksa di Polda Kalteng dan Polda Jambi, memohon agar Polda Kalimantan Tengah yang memeriksa seorang ibu penyebar hoaks penyelenggaraan konser, serta Polda Jambi yang memeriksa M Nuh yang "nge-prank" lelang motor listrik GESITS, melepaskan keduanya. Karena, keduanya sama sekali tidak merugikan penyelenggaraan konser.
"Kita ambil hikmahnya saja atas semua kejadian ini. Tanpa M Nuh, bisa jadi harga lelang motor tak akan naik tinggi. Tanpa gorengan, kecaman dan plesetan dari berbagai pihak, sampai-sampai presiden yang tidak tahu apa-apa terkait pelaksanaan konser malah ditarik-tarik, tidak mungkin rating konser ini meroket tinggi. Bahkan menjadi trending topik dalam beberapa hari setelah konser usai," papar Bamsoet.
Selain menghaturkan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan dukungan, Bamsoet juga memberikan penghargaan sekaligus berharap agar amanat Presiden Jokowi dan Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri yang disampaikan secara virtual di awal konser, serta doa kebangsaan Wakil Presiden Maruf Amin dapat terwujud.
“Semoga Indonesia sebagai bangsa yang besar, dapat tetap tabah dan bersatu dalam melawan Corona serta diberi kesabaran dan keselamatan oleh Allah SWT,” mohon Bamsoet.
Ucapan terimakasih disampaikan kepada Kepala BNPB, Kepala BPIP, Panglima TNI, Kapolri dan Jaksa Agung serta para pimpinan lembaga tinggi negara lainnya yang tampil secara virtual. Seperti para kolega saya pimpinan MPR, Ketua DPR, Ketua DPD, Ketua MA, MK, KY dan Ketua BPK, Menteri BUMN, Menteri Kominfo serta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang telah menunjukan kepada dunia bahwa para pemimpin Indonesia kompak dan solid dalam menghadapi pandemi covid-19.
"Kami juga salut, angkat topi dan respect kepada para pekerja seni dan seniman yang terlibat dalam acara konser virtual, yang telah memilih jalan ‘berbagi’. Karena sesungguhnya, berbagi itu indah," tutur Bamsoet.
"Kita ambil hikmahnya saja atas semua kejadian ini. Tanpa M Nuh, bisa jadi harga lelang motor tak akan naik tinggi. Tanpa gorengan, kecaman dan plesetan dari berbagai pihak, sampai-sampai presiden yang tidak tahu apa-apa terkait pelaksanaan konser malah ditarik-tarik, tidak mungkin rating konser ini meroket tinggi. Bahkan menjadi trending topik dalam beberapa hari setelah konser usai," papar Bamsoet.
Selain menghaturkan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan dukungan, Bamsoet juga memberikan penghargaan sekaligus berharap agar amanat Presiden Jokowi dan Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri yang disampaikan secara virtual di awal konser, serta doa kebangsaan Wakil Presiden Maruf Amin dapat terwujud.
“Semoga Indonesia sebagai bangsa yang besar, dapat tetap tabah dan bersatu dalam melawan Corona serta diberi kesabaran dan keselamatan oleh Allah SWT,” mohon Bamsoet.
Ucapan terimakasih disampaikan kepada Kepala BNPB, Kepala BPIP, Panglima TNI, Kapolri dan Jaksa Agung serta para pimpinan lembaga tinggi negara lainnya yang tampil secara virtual. Seperti para kolega saya pimpinan MPR, Ketua DPR, Ketua DPD, Ketua MA, MK, KY dan Ketua BPK, Menteri BUMN, Menteri Kominfo serta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang telah menunjukan kepada dunia bahwa para pemimpin Indonesia kompak dan solid dalam menghadapi pandemi covid-19.
"Kami juga salut, angkat topi dan respect kepada para pekerja seni dan seniman yang terlibat dalam acara konser virtual, yang telah memilih jalan ‘berbagi’. Karena sesungguhnya, berbagi itu indah," tutur Bamsoet.
(dam)
Lihat Juga :