Kemenkes Percepat Insentif Nakes Wisma Atlet, Netizen: Kami di Puskesmas Gak Ada Hilalnya
Senin, 10 Mei 2021 - 01:43 WIB
loading...
A
A
A
Dilanjutkan dia, insentif relawan akan dibayarkan secara bertahap. Pada tahap pertama telah dibayarkan pada 13 April 2021 sebesar Rp13.376.071.701 bagi 2.090 tenaga kesehatan dan tahap kedua telah dilakukan perbaikan dan upload SPM sebanyak Rp8.095.535.766 untuk 1.051 tenaga kesehatan.
Selain itu, Badan PPSDM Kesehatan juga telah memproses pembayaran insentif untuk Februari sebesar Rp18.212.142.926 bagi 2.499 nakes yang prosesnya membutuhkan perbaikan data saat ini sudah dilakukan upload SPM. "Insentif bulan Maret sedang dilakukan proses pembuatan data supplier untuk pembuatan SPM untuk pembayaran bagi 2457 nakes dengan total insentif sebesar Rp18.212.142.926," jelasnya.
Dengan demikian, dari Januari hingga Maret 2021, total insentif yang sedang dalam proses maupun sudah direalisasikan sekitar Rp57,97 miliar. Pencarian insentif yang fokus pada nakes RS DC Wisma Atlet, membuat para nakes yang bekerja di puskesmas dan RS lainnya merasa tidak diperhatikan. Kekecewaan mereka pun membuncah, pada postingan Instagram Kemenkes.
"Mohon maaf relawannya gak hanya di Wisma Atlet saja. Kenapa hanya Wisma Atlet saja yang dipercepat? Apakah relawan Covid-19 hanya di Wisma Atlet saja," komen netizen @aadindads.
"Pak, kami yang di Puskesmas gak ada hilalnya, tapi tugas nambah terus. Terutama vaksinasi," timpal netizen lain dengan nama akun @utaridiah.
Selain itu, Badan PPSDM Kesehatan juga telah memproses pembayaran insentif untuk Februari sebesar Rp18.212.142.926 bagi 2.499 nakes yang prosesnya membutuhkan perbaikan data saat ini sudah dilakukan upload SPM. "Insentif bulan Maret sedang dilakukan proses pembuatan data supplier untuk pembuatan SPM untuk pembayaran bagi 2457 nakes dengan total insentif sebesar Rp18.212.142.926," jelasnya.
Dengan demikian, dari Januari hingga Maret 2021, total insentif yang sedang dalam proses maupun sudah direalisasikan sekitar Rp57,97 miliar. Pencarian insentif yang fokus pada nakes RS DC Wisma Atlet, membuat para nakes yang bekerja di puskesmas dan RS lainnya merasa tidak diperhatikan. Kekecewaan mereka pun membuncah, pada postingan Instagram Kemenkes.
"Mohon maaf relawannya gak hanya di Wisma Atlet saja. Kenapa hanya Wisma Atlet saja yang dipercepat? Apakah relawan Covid-19 hanya di Wisma Atlet saja," komen netizen @aadindads.
"Pak, kami yang di Puskesmas gak ada hilalnya, tapi tugas nambah terus. Terutama vaksinasi," timpal netizen lain dengan nama akun @utaridiah.
(cip)
Lihat Juga :