Kunjungi Lanal Tegal, KSAL: Karisidenan Pekalongan Banyak Lahirkan Pejuang Marinir

loading...
Kunjungi Lanal Tegal, KSAL: Karisidenan Pekalongan Banyak Lahirkan Pejuang Marinir
KSAL Laksamana TNI Yudo Margono mengunjungi Lanal Tegal, Jawa Tengah. Foto/Dispenal
JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono mengatakan, wilayah Pantai Utara (Pantura) termasuk Tegal, Pemalang hingga Batang banyak meninggalkan sejarah tentang pembentukan KKO atau Marinir.

Hal itu diungkapkan Yudo saat melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tegal pada Sabtu 5 Mei 2021. Kedatangan KSAL disambut Komandan Lanal Tegal Letkol (Mar) Ridwan Azis dan para Perwira Lanal Tegal di Mako Lanal Tegal, Kota Tegal, Jawa Tengah. Baca juga: KSAL: Rasa Hormat dan Bangga Pada KRI Nanggala 402 Tak Akan Lekang oleh Waktu

Pada kunjungan ini, KSAL juga bersilaturahmi bersama Forkopimda dan tokoh agama setempat dan bersepakat untuk menata ulang makam-makam para pejuang yang ada di Kampung Kalibakung, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal. Selain itu juga meluruskan sejarah perjuangan Karisidenan Pekalongan yang meliputi Kabupaten Pekalongan dan Kota Pekalongan, Kabupaten Tegal dan Kota Tegal, Kabupaten Brebes, Kabupaten Pemalang dan Kabupaten Batang sebagai cikal bakal lahirnya pejuang-pejuang bahari, cikal bakal lahirnya TNI AL dan KKO (Marinir).

Kontribusi masyarakat dan para ulama yang bahu membahu menjadi satu wadah pejuang bangsa adalah merupakan bukti sejarah yang mengindikasikan bahwa ulama dan masyarakat juga melahirkan tentara rakyat yakni TNI dan sebagai tauladan dari masa ke masa. Kesatuan ini penting untuk terus dipupuk di tengah erosi nasionalisme yang digerogoti kekuatan-kekuatan lain yang mengancam NKRI. Baca juga: Heboh Soal Bipang Ambawang, Komunikasi Publik Pemerintah Dianggap Mundur Luar Biasa



Dalam kesempatan itu, Yudo juga menekankan supaya Lanal Tegal dapat membantu pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui Kampung Bahari Nusantara (KBN) dengan program-program melalui 5 klaster yaitu Klaster Pertahanan, dimana masyarakat dapat diberdayakan sebagai komponen pendukung dalam pertahanan Negara.

Klaster Ekonomi yakni meningkatkan ekonomi masyarakat melalui kegiatan pembinaan kelompok masyarakat/Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan pendampingan. Klaster Edukasi yakni meningkatkan pengetahuan masyarakat desa melalui pembentukan rumah pintar sebagai wadah untuk mendapatkan pengetahuan dan informasi khususnya terkait dengan berbagai kegiatan, pekerjaan dan wawasan teknologi dan kebangsaan.

Klaster Kesehatan yakni meningkatkan kesehatan masyarakat desa melalui penyuluhan, dan sosialisasi budaya hidup sehat dan peningkatan pelayanan Puskesmas/Polindes, peralatan medis, tenaga kesehatan dan obat-obatan dengan melibatkan relawan dan Klaster Pariwisata bertujuan menciptakan desa agar dapat dijadikan destinasi pariwisata khususnya wisata bahari dengan cara memelihara dan melestarikan Sumber Daya Alam (SDA) dan sumber daya buatan.

Dalam kunjungannya, Yudo juga meninjau beberapa sarana dan prasarana yang ada di Lanal Tegal di antaranya tempat ketahanan pangan dan gedung latihan tembak milik Pemerintah Daerah Tegal yang dikelola Lanal Tegal. Selain itu, Yudo juga berkesempatan untuk melihat peninggalan sejarah ALRI CA IV yang merupakan cikal bakal Marinir di Tegal. Suatu kebanggaan wilayah Pantura termasuk Tegal, Pemalang hingga Batang, banyak meninggalkan sejarah tentang pembentukan Marinir.

Selama kunjungan tersebut Yudo mengapresiasi atas sarana dan prasarana yang ada di Lanal Tegal serta beberapa monumen yang sedang dalam proses perbaikan yakni Monumen Kalibakung, Monumen Wanarata dan pemeliharaan Makam Pejuang ALRI CA IV.

Turut mendampingi KSAL, Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakil KSAL) Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono, Asisten Personel (Aspers) KSAL Laksda TNI Irwan Achmadi, Asisten Logistik (Aslog) KSAL Laksda TNI Puguh Santoso, Asisten Pembinaan Potensi Maritim (Aspotmar) KSAL Mayjen TNI Mar. Widodo Dwi Purwanto, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksma TNI Julius Widjojono, dan Kepala Dinas Pembinaan Mental Angkatan Laut (Kadisbintalal) Laksma TNI Drs. Ian Heriyawan.
(cip)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top