PKS: Pilpres 2024 Rasa Resesi, Tak Ada Visi Misi yang Penting Gizi
Sabtu, 08 Mei 2021 - 21:37 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut Mardani mengatakan, Pilpres 2024 dianggap rasa resesi. Dia menuturkan, defisit negara tahun 2020 setelah keluarnya Perppu penanganan Corona mencapai 6 persen. Dan di tahun 2021, defisit itu turun menjadi 5 persen, meski hal itu disebutnya sulit dipercaya.
Baca juga: Poros Islam untuk 2024 Hanya Akan Melebarkan Pembelahan di Masyarakat
"Di kuartal I kita masih minus 0.74 resesi ini buruk buat demokrasi. Karena orang bahasanya tidak penting visi misi yang penting gizi. ini tantangan buat parpol dan capres untuk betul-betul mampu," ungkapnya.
"Kan gini, yang baik kompetisi itu dalam keadaan perut tidak lapar, demokrasi itu dalam keadaan kita tidak PHK, ketika kontestasi politik dalam keadaan normal. Sekarang di bawah bayang-bayang resesi," sambung Anggota DPR RI itu.
Karena itu, lanjut Mardani, muncul kebijakan omnibus law dan kementerian investasi diperkuat disinyalir untuk menumpuk akses ekonomi, sehingga persiapan pemilu bisa dilaksanakan lebih dulu. Dan bayang-bayang PHK yang tinggi bisa dihindari.
Lebih lanjut Mardani mengatakan bahwa Pilpres 2024 dilaksanakan pada era suksesi. Maka itu, ia mengaku tak yakin jika Presiden Jokowi menginginkan masa jabatan tiga periode.
Baca juga: Poros Islam untuk 2024 Hanya Akan Melebarkan Pembelahan di Masyarakat
"Di kuartal I kita masih minus 0.74 resesi ini buruk buat demokrasi. Karena orang bahasanya tidak penting visi misi yang penting gizi. ini tantangan buat parpol dan capres untuk betul-betul mampu," ungkapnya.
"Kan gini, yang baik kompetisi itu dalam keadaan perut tidak lapar, demokrasi itu dalam keadaan kita tidak PHK, ketika kontestasi politik dalam keadaan normal. Sekarang di bawah bayang-bayang resesi," sambung Anggota DPR RI itu.
Karena itu, lanjut Mardani, muncul kebijakan omnibus law dan kementerian investasi diperkuat disinyalir untuk menumpuk akses ekonomi, sehingga persiapan pemilu bisa dilaksanakan lebih dulu. Dan bayang-bayang PHK yang tinggi bisa dihindari.
Lebih lanjut Mardani mengatakan bahwa Pilpres 2024 dilaksanakan pada era suksesi. Maka itu, ia mengaku tak yakin jika Presiden Jokowi menginginkan masa jabatan tiga periode.
Lihat Juga :