KH Cholil Nafis: Lebaran Makannya Ketupat Bukan Bipang
Sabtu, 08 Mei 2021 - 19:20 WIB
loading...
Presiden Jokowi yang menyebut Bipang Ambawang menjadi perbincangan banyak pihak. Salah satunya dari Ketua Komisi Dakwah MUI Pusat, Prof KH M Cholil Nafis. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyebut Bipang Ambawang menjadi perbincangan banyak pihak. Salah satunya dari Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Prof KH M Cholil Nafis.
Baca juga: Kontroversi Bipang Ambawang, Tim Komunikasi Presiden Perlu Dievaluasi
"Sepertinya hanya baca teks promo saja tanpa menghayati maknanya, bahwa liburan Lebaran makannya ketupat bukan bipang. Maunya mensponsori makanan khas Indonesia tapi lupa sasaran konsumennya," kata dia akun Twitter @cholilnafis, Sabtu (8/5/2021).
![KH Cholil Nafis: Lebaran Makannya Ketupat Bukan Bipang]()
"Besok-besok jangan jadi endorsmen lagi ya kalau belum bisa memetakan pasarnya. Bipang ohhh .." tambahnya. Baca juga: Cara Membuat Bipang Ambawang, Babi Panggang yang Disarankan Jokowi untuk Oleh-Oleh Lebaran
Sebelumnya Presiden Jokowi mengatakan, "Untuk bapak/ibu dan saudara-saudara yang rindu kuliner khas daerah atau yang biasannya mudik membawa oleh-oleh, tidak perlu ragu untuk memesannya secara online," ucap Jokowi dalam video tersebut.
"Yang rindu makan gudeg Jogja, bandeng Semarang, siomay Bandung, empek-empek Palembang, bipang ambawang dari Kalimantan dan lain-lainnya tinggal pesan, dan makanan kesukaan akan diantar sampai ke rumah," tambahnya.
Baca juga: Kontroversi Bipang Ambawang, Tim Komunikasi Presiden Perlu Dievaluasi
"Sepertinya hanya baca teks promo saja tanpa menghayati maknanya, bahwa liburan Lebaran makannya ketupat bukan bipang. Maunya mensponsori makanan khas Indonesia tapi lupa sasaran konsumennya," kata dia akun Twitter @cholilnafis, Sabtu (8/5/2021).

"Besok-besok jangan jadi endorsmen lagi ya kalau belum bisa memetakan pasarnya. Bipang ohhh .." tambahnya. Baca juga: Cara Membuat Bipang Ambawang, Babi Panggang yang Disarankan Jokowi untuk Oleh-Oleh Lebaran
Sebelumnya Presiden Jokowi mengatakan, "Untuk bapak/ibu dan saudara-saudara yang rindu kuliner khas daerah atau yang biasannya mudik membawa oleh-oleh, tidak perlu ragu untuk memesannya secara online," ucap Jokowi dalam video tersebut.
"Yang rindu makan gudeg Jogja, bandeng Semarang, siomay Bandung, empek-empek Palembang, bipang ambawang dari Kalimantan dan lain-lainnya tinggal pesan, dan makanan kesukaan akan diantar sampai ke rumah," tambahnya.
(maf)
Lihat Juga :