Komisi III DPR Minta Bareskrim Polri Segera Usut Kasus Mafia Tanah di Jateng
Kamis, 06 Mei 2021 - 17:13 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Satgas Mafia Tanah Polda Banten Ungkap 690 AJB Palsu
Santoso mengungkapkan bahwa kasus AH sudah dipeti-es-kan oleh oknum penegak hukum, sehingga jelas ujungnya. "Maka kami meminta pihak Polri untuk dapat membantu para korban yang sebagian adalah orang yang tidak memiliki akses dan kemampuan dalam memperjuangkan hak untuk mendapatkan tanahnya tak selesai-selesai sejak 2018 lalu," katanya.
Pihaknya dengan cepat melakukan koordinasi dengan Polri demi terselesaikannya kasus ini hingga tuntas dan berkeadilan. "Saya sampaikan kepada Kapolri dan Kejaksaan Agung yang sudah memberikan atensi terhadap kasus dugaan mafia tanah yang sudah banyak memakan korban," kata Santoso.
Sementara itu, salah seorang korban mafia tanah, Wijaya meminta Polri bahkan Presiden Jokowi untuk membantu agar hak tanah kembali kepada pemiliknya. "Kami sudah berjuang bertahun-tahun, tapi tidak ada hasilnya, malah AH bermanuver dan melaporkan pihak kami, padahal secara de facto dan de jure dia yang salah," katanya.
Wijaya sangat percaya dengan integritas kepolisian yang dipimpin langsung Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Selama ini sudah banyak terobosan yang dilakukan dan semua berhasil.
"Dino Patti Djalal sebagai korban mafia tanah selesai dalam waktu singkat, kami korban asal berbagai daerah dipermainkan begitu saja tanpa ada penyelesaian hukum," katanya.
Santoso mengungkapkan bahwa kasus AH sudah dipeti-es-kan oleh oknum penegak hukum, sehingga jelas ujungnya. "Maka kami meminta pihak Polri untuk dapat membantu para korban yang sebagian adalah orang yang tidak memiliki akses dan kemampuan dalam memperjuangkan hak untuk mendapatkan tanahnya tak selesai-selesai sejak 2018 lalu," katanya.
Pihaknya dengan cepat melakukan koordinasi dengan Polri demi terselesaikannya kasus ini hingga tuntas dan berkeadilan. "Saya sampaikan kepada Kapolri dan Kejaksaan Agung yang sudah memberikan atensi terhadap kasus dugaan mafia tanah yang sudah banyak memakan korban," kata Santoso.
Sementara itu, salah seorang korban mafia tanah, Wijaya meminta Polri bahkan Presiden Jokowi untuk membantu agar hak tanah kembali kepada pemiliknya. "Kami sudah berjuang bertahun-tahun, tapi tidak ada hasilnya, malah AH bermanuver dan melaporkan pihak kami, padahal secara de facto dan de jure dia yang salah," katanya.
Wijaya sangat percaya dengan integritas kepolisian yang dipimpin langsung Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Selama ini sudah banyak terobosan yang dilakukan dan semua berhasil.
"Dino Patti Djalal sebagai korban mafia tanah selesai dalam waktu singkat, kami korban asal berbagai daerah dipermainkan begitu saja tanpa ada penyelesaian hukum," katanya.
(abd)
Lihat Juga :