Soal Laporan Risma, Rizal Ramli: Lengkap Skenario Perampokan Bansos Hak Orang Miskin

Rabu, 05 Mei 2021 - 13:10 WIB
loading...
Soal Laporan Risma,...
Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Laporan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengenai 21 juta data ganda penerima bantuan sosial (Bansos) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita perhatian banyak pihak. Ekonom sekaligus mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli pun ikut angkat bicara.

"Menurut Mbak Risma ke KPK, data 21 juta penerima Bansos bodong atau fiktif. Ternyata perusahaan2 penyalur Bansos juga banyak yg abal2. Lengkap skenario perampokan Bansos hak orang miskin itu," cuit Rizal Ramli dikutip dari lini masa Twitter @RamliRizal, Rabu (5/5/2021). Baca juga: DPR Segera Panggil Risma Terkait 21 Juta Data Ganda Penerima Bansos

Maka itu, KPK diminta membongkar kasus tersebut. "Ini skandal jahat yg memalukan. Mas Firli @KPK_RI bongkar & adili siapapun yg terlibat," pungkasnya. Baca juga: Risma Laporkan 21 Juta Data Ganda Penerima Bansos, PAN: Harus Diperiksa

Dalam cuitannya itu, Rizal Ramli juga mengunggah video di YouTube tentang berita televisi swasta nasional yang mengulas terkait 48 perusahaan penyedia Bansos masyarakat berkebutuhan khusus diduga tidak sesuai aturan. Cuitan Rizal Ramli itu juga mendapat 436 likes, 9 tweet kutipan dan 171 retweet.

Tidak sedikit warganet yang menanggapi cuitan Rizal Ramli itu. "Sangat kejam. Merampok haknya orang miskin. Di masa sulit. Semoga ada terobosan keputusan hakim. Hukum mati," cuit seorang Warganet @Supriya72540457.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mahfud MD Ungkap Alasan...
Mahfud MD Ungkap Alasan KPK Harus Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Singgung Asas Konflik Kepentingan
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
KPK Panggil Bupati Penajam...
KPK Panggil Bupati Penajam Paser Utara terkait Kasus Gratifikasi di Kukar
KPK Sebut OTT Bupati...
KPK Sebut OTT Bupati Lombok Barat Naik ke Tahap Penyidikan
Yusril Sebut KPK Bisa...
Yusril Sebut KPK Bisa Ambil Alih Perkara Febrie Adriansyah
Laporan Amplop Menhut...
Laporan Amplop Menhut Raja Juli, KPK: Yang Dilaporkan hanya Berita Acara Pengembalian, Nominalnya Tidak
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
PASTI Indonesia Minta...
PASTI Indonesia Minta KPK Soroti Pengelolaan PDRD Raja Ampat Tahun 2025
Kasus Dugaan Korupsi...
Kasus Dugaan Korupsi Bupati Fadia Arafiq Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Semarang
Rekomendasi
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
Ada Perusahaan Menolak...
Ada Perusahaan Menolak Didata Sensus Ekonomi 2026, Siap-siap! Dibina Kemenperin
Kenyamanan Menginap...
Kenyamanan Menginap di Berbagai Pilihan Hotel yang Favorit
Berita Terkini
90 AKBP Dapat Promosi...
90 AKBP Dapat Promosi Jabatan Jadi Kombes Pol pada Mutasi Juni 2026, Ini Namanya
Samin Tan Cs Segera...
Samin Tan Cs Segera Disidang Kasus Korupsi Tambang
Abdullah Alkatiri Yakin...
Abdullah Alkatiri Yakin JPU Tidak Bakal Mendakwa Ulang Dokter Tifa
Momen Keakraban Cak...
Momen Keakraban Cak Imin, Dasco, dan Angela Tanoesoedibjo di Harlah ke-28 PKB
Hadiri Harlah ke-28...
Hadiri Harlah ke-28 PKB, Partai Perindo Ajak Kolaborasi Bangun Ekonomi Kerakyatan
Prabowo Singgung Londo...
Prabowo Singgung Londo Ireng: Sekarang Pakai Baju Wartawan, Pengamat, hingga LSM
Infografis
Tanpa Italia, Ini Daftar...
Tanpa Italia, Ini Daftar Lengkap 48 Negara Kontestan Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved