Wawancara Tes ASN, Pegawai KPK Ditanyai soal Terorisme hingga UU ITE

Rabu, 05 Mei 2021 - 01:30 WIB
loading...
Wawancara Tes ASN, Pegawai...
Pelaksanaan tes calon ASN bagi para pegawai KPK ditangani langsung oleh asesor yang berasal dari BIN, BAIS TNI, hingga BNPT. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pelaksanaan tes calon aparatur sipil negara (ASN) bagi para pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ditangani langsung oleh asesor yang berasal dari Badan Intelijen Negara (BIN), Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI, hingga Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) saat pelaksanaan wawancara tatap muka.

"Jadi bukan hanya soal tes yang disusun sama BIN, BAIS TNI, dan BNPT seperti yang dibilang BKN, tapi asesor pewawancara pas waktu tes kedua yang wawancara itu asesornya dari orang BIN, BAIS TNI, dan BNPT," ujar seorang pegawai KPK kepada MNC Portal Indonesia, Selasa (4/5/2021).

Seingat pegawai ini, secara umum untuk tes pertama yakni tertulis ada total 60 pertanyaan. Ada yang berupa pilihan ganda dan ada berbentuk esai. Ada juga pertanyaan tentang setuju atau tidak maupun bagaimana pandangan pegawai KPK yang mengikuti tes calon ASN tentang 20 pertanyaan seperti yang telah tersebar dan diberitakan di media massa.

"Ada tentang masa depan kita bagaimana nanti, terus juga pelaku penistaan agama, bangga jadi warga negara Indonesia, hubungan negara dengan demokrasi, sampai bagaimana kepercayaan kita. Ya kayak yang udah kesebar itu," tuturnya.

Pegawai lain KPK menuturkan, pertanyaan yang muncul saat tes tertulis lebih dielaborasikan dan dikembangkan saat pelaksanaan wawancara tatap muka dengan asesor pewawancara dari BIN, BAIS TNI, dan BNPT. Misalnya, dalam kaitan agama, negara, dan jihad. Satu pertanyaan yang disodorkan adalah ihwal perempuan berjilbab dan berpakaian gamis terduga teroris yang melakukan penyerangan terhadap polisi di area Mabes Polri pada Rabu, 31 Maret 2021.

"Ditanya juga selama kerja di KPK apa saja kegiatan keislaman yang diikuti. Terus juga ada saya ditanya tentang keluarga dan permasalahan di rumah tangga. Nah yang tentang keluarga ini, saya jadinya kayak curhat. He-he-he," ungkapnya.

Satu pegawai lain KPK mengungkapkan, pertanyaan yang cukup aneh juga terkait dengan China, LGBT, beberapa organisasi yang telah ditetapkan pemerintah sebagai organisasi terlarang atau organisasi teroris, hal-hal gaib, hingga apakah setuju atau tidak tentang pandangan bahwa UU ITE merupakan bentuk pengekangan hak-hak masyarakat berekspresi atau mengeluarkan pendapat. Pegawai ini mempertanyakan, apakah sejumlah pertanyaan yang aneh atau janggal tersebut diterapkan pula oleh BKN dan asesor pewawancara saat melakukan rekrutmen calon ASN di kementerian atau lembaga lain.

"Kebijakan pemerintah yang sering disorot masyarakat juga ditanyakan sih," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sudewo Klaim Namanya...
Sudewo Klaim Namanya Dicatut Soal Pemerasan Jabatan Perangkat Desa, KPK: Publik Bisa Cermati Dakwaan
Telusuri Aset Tersangka...
Telusuri Aset Tersangka Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Pengelola Apartemen
Fuad Hasan Absen karena...
Fuad Hasan Absen karena Kondisi Kesehatan, KPK Minta Bukti
Noel Divonis 4,5 Tahun...
Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara, KPK Tidak Ajukan Banding
KPK Telusuri Aliran...
KPK Telusuri Aliran Dana terkait Kasus Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan
KPK Sita Dokumen Pengadaan...
KPK Sita Dokumen Pengadaan saat Geledah Kantor dan Rumah Dinas Bupati Muara Enim
Kenakan Rompi Tahanan,...
Kenakan Rompi Tahanan, Bupati Muara Enim Edison Resmi Ditahan KPK
KPK Bergerak! Usai OTT...
KPK Bergerak! Usai OTT Bupati Muara Enim, Sejumlah Ruangan Penting Disegel
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
Rekomendasi
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Prancis di Persimpangan...
Prancis di Persimpangan Mimpi dan Trauma
Setelah Setahun Vakum,...
Setelah Setahun Vakum, D.O EXO Siap Comeback Solo Agustus 2026
Berita Terkini
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Kemenag Susun Kosa Isyarat...
Kemenag Susun Kosa Isyarat Istilah Fikih dan Teologi Islam untuk Disabilitas
Wali Kota Agustina Tegaskan...
Wali Kota Agustina Tegaskan Kerukunan Jadi Kekuatan Utama Membangun Kota Semarang
Dukung Tambahan Anggaran...
Dukung Tambahan Anggaran Komnas HAM dan Komnas Perempuan, Marinus Gea: Penting untuk Pemenuhan Hak Asasi Manusia
BPIP Sebut 228 Putra-Putri...
BPIP Sebut 228 Putra-Putri Terbaik Jalani Verifikasi Paskibraka Tingkat Pusat 2026
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved