Pilkada 2020 Harus Menjamin Keselamatan dan Kesehatan Rakyat

Jum'at, 22 Mei 2020 - 13:07 WIB
loading...
Pilkada 2020 Harus Menjamin...
Penyelenggara pemilu perlu hati-hati menghelat Pilkada Serentak 2020 di tengah pandemi COVID-19. Pemerintah pusat tetap optimis bisa melaksanakannya pada Desember nanti. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Penyelenggara pemilu perlu hati-hati menghelat pemilihan kepala daerah ( Pilkada ) Serentak 2020 di tengah pandemi COVID-19. Pemerintah pusat tetap optimis bisa melaksanakannya pada Desember nanti.

Rintangan pertama yang harus dihadapi Komisi Pemilihan Umum (KPU) adalah menyiapkan aturan dan tata cara pilkada. Kedua, masa persiapan sampai pemungutan suara dibayangi oleh penyebaran virus Sars Cov-II. Situasi seperti ini belum pernah terjadi dimanapun. (Baca juga: Data Pemilih Pemilu Dibobol Hacker, KPU Langsung Cek Server Data )

Menurut Plt Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Bahtiar, negara harus tetap menjalankan kehidupan demokrasi demi menjaga keberlangsungan kedaulatan rakyat. “Bangsa ini memang harus bangkit, bagaimana menjalankan demokrasi di tengah pandemi COVID-19” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Jumat (22/5/2020).

Pandemi COVID-19, katanya, menjadi tantangan khusus yang belum pernah dialami penyelenggara pemilu di belahan dunia manapun. Seluruh dunia melakukan trial and error dalam usaha menjalankan pesta demokrasi di tengah pandemi COVID-19.

“Kami belajar dari yang sukses dan gagal. Semua negara, termasuk penyelenggara pemilu, di seluruh dunia belum punya pengalaman menghadapi pemilu atau pilkada dalam situasi wabah. Oleh karena itu, kita pertama kali menjadi saksi sejarah dunia,” tutur Bahtiar.

Dia mengajak semua pihak sama-sama belajar dari situasi ini dan penuh ketidakpastian. Pilkada 2020 ini menjadi tantangan demokrasi yang cukup berat. Selain menjamin kedaulatan rakyat, pelaksanaan pilkada juga harus menjamin keselamatan dan kesehatan masyarakat.

Bahtiar mengungkapkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 akan mendukung sepenuhnya pelaksanaan pilkada 2020 ini. nantinya, protokol kesehatan akan lebih dipertajam lagi dan petugas kesehatan di lapangan akan dipersiapkan secara matang. “Saya kira kondisi dan syarat itu bisa diatasi,” ucapnya. (Baca juga: Marbot Masjid di Palembang Dikeroyok Saat Membangunkan Sahur)

Kemendagri meminta masyarakat untuk terlibat dalam pelaksanaan pilkada serentak di 270 daerah itu. Mereka harus mematuhi protokol kesehatan selama pelaksanaan pesta demokrasi itu. “Kita harus optimis bisa melaksanakan pilkada ini,” pungkasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemendagri Gelar Pameran...
Kemendagri Gelar Pameran Batik Guna Perkuat Nilai Kebinekaan pada Generasi Muda
Kemendagri Beber Strategi...
Kemendagri Beber Strategi Cegah Penyelewengan Dana Desa
Latsar CPNS Kemendagri...
Latsar CPNS Kemendagri Tanamkan Semangat Bela Negara dan Bentuk ASN Profesional
Dirjen Kemendagri Bertemu...
Dirjen Kemendagri Bertemu CIRDAP, Apa yang Dibahas?
BSKDN: Digitalisasi...
BSKDN: Digitalisasi Pemilu Tetap Berlandaskan Prinsip Dasar Demokrasi
Kemendagri: Jaga Desa...
Kemendagri: Jaga Desa Award Jadi Penguat Tata Kelola Desa Berintegritas
BSKDN Gelar Rakor Regional...
BSKDN Gelar Rakor Regional di Kendari Perkuat Implementasi Program Prioritas Nasional
Sasar Siswa SMA, Kemendagri...
Sasar Siswa SMA, Kemendagri Gelar Dialog Pemahaman Nilai Sejarah
Musrenbang RKPD DIY...
Musrenbang RKPD DIY 2027, Kemendagri Tekankan Integrasi Kebijakan Pusat-Daerah
Rekomendasi
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
Gunung Dukono Kembali...
Gunung Dukono Kembali Erupsi Pagi Ini, Luncurkan Abu Vulkanik 1.000 Meter
Mitsubishi Triton Ralliart...
Mitsubishi Triton Ralliart Merapat, Nissan Tendang Navara Nismo
Berita Terkini
Prabowo Minta Menkes...
Prabowo Minta Menkes Perluas CKG-Perkuat Penanggulangan TBC
Konflik PPP Banten Dinilai...
Konflik PPP Banten Dinilai Lebih dari Sekadar Pergantian Ketua
4 Oknum Prajurit TNI...
4 Oknum Prajurit TNI Terdakwa Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Hari Ini Divonis
3 Guru Besar Kedokteran...
3 Guru Besar Kedokteran Bakal Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa
Kasus Mega Korupsi BGN...
Kasus Mega Korupsi BGN dan Kitas-Kitap
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved