Partai Ummat, PAN, dan Tragedi Politik Tiji Tibeh
Selasa, 04 Mei 2021 - 12:56 WIB
loading...
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Ketua Majelis Syura Partai Ummat Amien Rais. Foto/Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Indostrategic Khoirul Umam menilai, kehadiran Partai Ummat akan benar-benar mengancam PAN, jika M Amien Rais selaku ketua Majelis Syura partai mampu melakukan 'call back' atau panggilan kembali kepada para loyalisnya yang kini masih berada di PAN menjelang 2024.
Menurut Umam, bisa saja loyalis Amien Rais masih bersarang di Partai Amanat Nasional (PAN) karena alasan pragmatis dan karena posisi dan jabatan sebagai kepala daerah, anggota DPR, atau anggota DPRD Tingkat I dan II.
"Karena itu, PAN harus mampu menjaga soliditas kekuatannya agar tidak tergerus oleh mesin politik Partai Ummat," ujarnya kepada SINDOnews, Selasa (4/5/2021).
Baca juga: Kecil Kemungkinan Mumtaz Rais Pindah ke Partai Ummat
Lebih lanjut Umam menyebut, kehadiran Partai Ummat berpotensi menghadirkan "Tragedi Tiji Tibeh", alias politik "mati siji, mati kabeh", atau "mati satu mati semua". Artinya, Umam melihat, Pemilu 2019 telah menjadi awal penurunan elektabilitas signifikan PAN yakni hanya di angka 6 persen.
Menurut Umam, bisa saja loyalis Amien Rais masih bersarang di Partai Amanat Nasional (PAN) karena alasan pragmatis dan karena posisi dan jabatan sebagai kepala daerah, anggota DPR, atau anggota DPRD Tingkat I dan II.
"Karena itu, PAN harus mampu menjaga soliditas kekuatannya agar tidak tergerus oleh mesin politik Partai Ummat," ujarnya kepada SINDOnews, Selasa (4/5/2021).
Baca juga: Kecil Kemungkinan Mumtaz Rais Pindah ke Partai Ummat
Lebih lanjut Umam menyebut, kehadiran Partai Ummat berpotensi menghadirkan "Tragedi Tiji Tibeh", alias politik "mati siji, mati kabeh", atau "mati satu mati semua". Artinya, Umam melihat, Pemilu 2019 telah menjadi awal penurunan elektabilitas signifikan PAN yakni hanya di angka 6 persen.
Lihat Juga :