Safari Politik Airlangga Dinilai Langkah Tepat untuk Menuju Pilpres 2024

Jum'at, 30 April 2021 - 17:11 WIB
loading...
Safari Politik Airlangga...
Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno menilai, safari politik yang dilakukan Airlangga Hartarto sebagai langkah yang tepat untuk 2024. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno menilai, safari politik yang dilakukan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto sebagai langkah yang tepat untuk Pilpres 2024. Penjajakan jauh sebelum Pemilu, dinilai penting untuk membangun relasi politik.

Baca juga: Partai Golkar Jatim Usulkan Duet Airlangga-Khofifah di Pilpres 2024, Ini Kata Pengamat

"Ini bagian silaturahmi plus plus. plusnya itu komunikasi antara partai itu memang perlu dibangun, bicara sifatnya normatif, tentang kebangsaan, ekonomi dan lain-lain," kata Adi, Jumat (30/4/2021)

Adi mencatat, pertemuan Airlangga dengan sejumlah pimpinan partai seperti Ketum Partai NasDem Surya Paloh, Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketum PPP Suharso Monoarfa, dan terakhir dengan Presiden PKS Ahmad Syaikhu adalah upaya merajut jalan panjang 2024.

Apalagi kata Adi, Partai Golkar sudah mematok Airlangga untuk maju di 2024. "Maka ini adalah bagian Airlangga agar bisa membuka komunikasi politik dengan parpol, kelompok, dan stakeholder menuju 2024," ucap Adi.

Baca juga: Temui Airlangga Hartarto, Presiden PKS Harap Demokrasi Makin Baik dan Dewasa

Menurut Adi, komunikasi jauh-jauh hari dengan partai menengah perlu dilakukan. Hal itu lantaran abang batas 20 persen untuk mengusung capres.

"Terutuma untuk mencari partner koalisi. karena kader Golkar juga kan sudah meminta Airlangga maju dan itu langkah positif," ujar Adi. Baca juga: Begini Respons Airlangga Hartarto soal Azis Syamsuddin

Adi meyakini, Airlangga menjadi salah satu sosok yang reaalistis dan potnsial maju di Pilpres 2024. Sebagai ketum partai dan dukungan kader menjadi keistimewaan sendiri untuk Airlangga.

"Saya menduga ada head to head antara ketum partai yang potensial maju seperti Airlangga dengan kandidat-kandidat populer seperti Anies Baswedan dan Ridwan kamil," ujar Adi.

Seperti diketahui, Airlangga telah melakukan pertemuan dengan sejumlah ketum partai. Terakhir Airlangga bertemu dengan Presiden PKS Ahmad Syaikhu. Kedua belah pihak sepakat mengedepankan politik kebangsaan.

"Kita akan mendahulukan politik kebangsaan dan juga diharapkan politik identitas itu akan ditinggalkan," kata Airlangga di Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar, Slipi, Jakarta, Kamis, 29 April 2021.

Airlangga menyebut Golkar dan PKS ingin mempertahankan identitas Indonesia dalam berpolitik. Yakni, membangun kebhinekaan dan persatuan NKRI.

Golkar menyambut mengapresiasi safari politik yang dilakukan PKS. Menurut Airlangga, kegiatan yang dilakukan PKS sangat baik meski berada di luar koalisi pemerintah.

"Ke depannya adalah menghargai perbedaan namun mengutamakan persamaan, sehingga ini yang menjadi basis partai-partai politik kedepan demikian," ujar Airlangga.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
Dewan Etik Partai Golkar...
Dewan Etik Partai Golkar Jatuhkan Sanksi kepada 3 Kader dari Sumsel
Dorong Kualitas Keterwakilan...
Dorong Kualitas Keterwakilan Perempuan 30%, Partai Perindo Siap Bersinergi Lahirkan Kebijakan yang Inklusif
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Golkar Tak Takut Pemilih Pindah ke PSI
Putusan PTUN Tegaskan...
Putusan PTUN Tegaskan Keabsahan SK Menkum, Kepemimpinan Mardiono sebagai Ketum PPP Sah
Ajak Elite Politik Jaga...
Ajak Elite Politik Jaga Stabilitas Politik dan Konsisten Bersikap, Misbakhun: Jangan Ambigu
Bidik Suara Generasi...
Bidik Suara Generasi Muda, DPD Partai Perindo TTS Genjot Rekrutmen Kader hingga Akar Rumput
Ketum PB WI Airlangga...
Ketum PB WI Airlangga Hartarto: Pendanaan Pelatnas Jangka Panjang Kunci Ciptakan Generasi Juara
DPW PPP Banten Targetkan...
DPW PPP Banten Targetkan Tambah Kursi Legislatif pada Pemilu 2029
Rekomendasi
Norwegia Lolos ke 16...
Norwegia Lolos ke 16 Besar usai Singkirkan Pantai Gading 2-1
Aroma Match Fixing Rugikan...
Aroma Match Fixing Rugikan Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Kenapa FIFA Tolak Investigasi?
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Berita Terkini
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Apartemen Disita Jelang...
Apartemen Disita Jelang Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Buka Suara
Tepis Isu Pecah Kongsi...
Tepis Isu Pecah Kongsi dengan Dokter Tifa, Roy Suryo: Saling Membersamai
Nilai Hakim Abaikan...
Nilai Hakim Abaikan Fakta Persidangan, Nadiem Makarim Bakal Lapor ke KY
Tim Hukum Jokowi Endus...
Tim Hukum Jokowi Endus Strategi Pecah Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa
Infografis
7 Sayuran Nyaris Rendah...
7 Sayuran Nyaris Rendah Kalori, Pilihan Tepat untuk Diet Sehat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved