Ahli Epidemiologi UI: Pemerintah Tak Punya Target dan Langkah yang Jelas Atasi Corona

Minggu, 19 April 2020 - 16:46 WIB
loading...
A A A
"Dan ini baru bisa terbendung jika populasi memiliki kekebalan tubuh, itu bisa dilakukan jika ada vaksin. 2-5 paling cocok dengan kondisi Indonesia. Artinya, setiap orang yang sudah terinfeksi bisa menginfeksi 2-3 orang. Bisa juga menginfeksi 4 orang atau bisa tidak mengifeksi sama sekali tapi, rata-ratanya menginfeksi 2-3 orang. Itu dalam 5 hari, bisa terjadi kelipatan," paparnya.

Pandu melihat, banyak faktor yang membuat pandemi ini terus meningkat, di antaranya, jumlah populasi besar dan pihaknya sudah meramalkan tidak ada provinsi yang tidak terkena dampaknya. Dengan jumlah yang besar dan hampir separuh lebih mereka tinggal di perkotaan atau padat penduduk yang jaraknya kurang dari 8 mm persegi.

Ditambah angka infeksi dan radang paru cukup tinggi, angka travelling cukup tinggi yakni 30% pemudik bepergian tahun lalu. Serta, tidak banyak masyarakat Indonesia tahu cara membersihkan tangan dengan benar.

"Indonesia saat Wuhan jadi episenter pandemi, menyebar ke seluruh Indonesia. Kita berisiko tinggi karena banyak penerbangan langsung dari dan ke China. Jadi tidak mungkin Indonesia lepas dari pandemi ini. Sebagian penduduk Indonesia atau pendatang dari Wuhan itu kelihatan sehat tapi membawa virus. Itu yang menyebabkan juga interconnectedness dari kota-kota besar di dunia," terang Pandu.

Menurut Pandu, berdasarkan data yang ia dapat dari Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI, wabah ini sudah masuk ke Indonesia sejak minggu ke-3 Januari. Dan di Indonesia saat ini sudah masuk lebel community transmission, sudah tidak bisa tahu lagi siapa yang sudah terinfeksi dan mana yang belum.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sikapi Penyakit Super...
Sikapi Penyakit Super Flu di Indonesia, Menkes: Tak Mematikan seperti Covid-19
Tantangan Penyakit Menular...
Tantangan Penyakit Menular Kita
Eks Mensos Juliari Batubara...
Eks Mensos Juliari Batubara Diperiksa KPK Terkait Korupsi Bansos Presiden 2020
Kasus APD Covid-19,...
Kasus APD Covid-19, KPK Ajukan Banding atas Vonis 3 Tahun Eks Pejabat Kemenkes
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Kasus Korupsi APD Covid-19,...
Kasus Korupsi APD Covid-19, Mantan Pejabat Kemenkes Divonis 3 Tahun Penjara
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Kanada vs Bosnia Imbang...
Kanada vs Bosnia Imbang 1-1 di Laga Pembuka Grup B Piala Dunia 2026
Perbandingan 5 Varian...
Perbandingan 5 Varian BYD M6 DM: Mana yang Pas untuk Kebutuhan Anda?
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
Negara-Negara yang Tidak...
Negara-Negara yang Tidak Diakui dan Tak Ada dalam Peta Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved