Alquran Mukjizat Sepanjang Zaman

Jum'at, 30 April 2021 - 05:30 WIB
loading...
A A A
Makna Turun Bertahap
Alquran tidak diturunkan kepada Nabi Muhammad sekaligus satu kitab lengkap seperti yang kita kenali kini. Namun, secara bertahap dan menurut tuntutan peristiwa yang melatarinya. Lama waktu Alquran hingga menjadi utuh ini adalah 22 tahun 2 bulan dan 22 hari. Alquran selesai diturunkan menjelang kewafatan Nabi Muhammad SAW pada 9 Zulhijah tahun 10 H yang bertepatan dengan 27 Oktober 632 M, dengan turunnya ayat yang terakhir yakni surah Al-Maidah ayat 3.

Pada saat Nabi Muhammad SAW mendapatkan wahyu pertama dan diangkat menjadi nabi akhir zaman, Nabi penyempurna ajaran-ajaran yang sebelumnya, dan mendapatkan kitab suci yang dijadikan anutan umat Islam di seluruh dunia sampai akhir kiamat. Karena kesempurnaan Alquran itulah, maka menjadikan Islam sebagai agama yang kaffah pada dimensi akidah, syariah, dan tasawuf, atau meliputi dimensi Islam, iman, dan ihsan. Kesempurnaan dimensi-dimensi itu menjadikan Islam sebagai agama yang menjadi pedoman dan solusi bagi kehidupan manusia sampai kapan pun. Inilah makna Nabi Muhammad sebagai khotamul ambiyak wal mursalin, yaitu sebagai penghulu dari semua nabi dan rasul.

Makna Alquran turun secara bertahap adalah memiliki pertautan antara masalah, situasi kondisi dan solusi yang dihadapi oleh umat manusia. Secara hakiki, setiap manusia dan golongan pada kurun tertentu memiliki masalah yang terus berkembang, Asbabun nuzul adalah menyibakkan masalah yang dihadapi oleh manusia atau golongan, karenanya memahami makna Alquran harus mengetahui sejarah diturunkannya ayat dan surat-surat yang memiliki kandungan kontekstual. Pertautan antara masalah dan situasi kondisi itulah hadir Alquran sebagai solusi dan jawaban untuk menjadi pegangan umat manusia. Bertahapnya turunnya ayat-ayat Alquran menjadikannya sebagai Kitab Suci yang sempurna dan menjadi mukjizat sepanjang zaman.

Substansi masalah manusia itu tidak akan berubah sepanjang zaman, yaitu masalah “kesenangan dunia” dengan segala bentuknya, yaitu keserakahan, kesenangan, dan kekuasaan. Kesenangan dunia inilah yang menjadikan antarmanusia konfliktif, ambisius, dan menghalalkan segala cara. Konsekuensi dari sikap kesenangan dunia adalah meniadakan orientasi kehidupan akhirat yang justru secara hakiki dan abadi melahirkan kim’yau sa’adah, yaitu kebahagiaan sejati yang abadi. Untuk bisa mencapai kebahagiaan sejati itu adalah berpegang teguh dan mengamalkan Alquran sebagai mukjizat sepanjang zaman. Wallahua’lam Bisshowab.

(bmm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Duel Sumber Daya: Iran,...
Duel Sumber Daya: Iran, Israel, dan Amerika di Panggung Perang Modern
Prabowo Ungkap Banyak...
Prabowo Ungkap Banyak Pemimpin Besar Tidak Lancar Jaga Perdamaian
Nuzulul Quran di Istana,...
Nuzulul Quran di Istana, Prabowo: Semoga Menambah Kebaikan-Keberkahan
Kementerian Kehutanan...
Kementerian Kehutanan Perkuat Nilai Spiritual dan Kebersamaan Keluarga Rimbawan
Nuzulul Quran di Istana...
Nuzulul Qur'an di Istana Negara, Menteri dan Tokoh Agama Mulai Berdatangan
Peringatan Nuzulul Quran...
Peringatan Nuzulul Qur'an Digelar di Istana Negara Malam Ini
Menelusuri Jejak Kehidupan...
Menelusuri Jejak Kehidupan Rasulullah di Museum Biografi Nabi Muhammad di Makkah
Tinta Karbon dan Kulit...
Tinta Karbon dan Kulit Hewan Mewarnai Keunikan Al-Quran Berusia 1.000 Tahun
Momen Vicky Shu Belajar...
Momen Vicky Shu Belajar Al-Fatihah Bahasa Isyarat Bersama Disabilitas Tunarungu
Rekomendasi
Ekuador vs Jerman: Der...
Ekuador vs Jerman: Der Panzer Kejar Angka 12
Arus Peti Kemas Bandar...
Arus Peti Kemas Bandar Lampung Sepanjang 2026 Alami Peningkatan Signifikan
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
Berita Terkini
Minta Dasco hingga Prabowo...
Minta Dasco hingga Prabowo Beri Atensi Kasus Ijazah Palsu, Ade Darmawan: Jokowi Telah Didiskriminasi
Jumhur Bertemu Co-Chair...
Jumhur Bertemu Co-Chair IAPB, Dukung Indonesia Kembangkan Biodiversity Credit
Pengacara: Penangkapan...
Pengacara: Penangkapan Roy Suryo-Tifa seperti Penculikan para Jenderal di Film
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Kami Sudah Siapkan Bukti-bukti Kuat di Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Jokowi Bakal Hadir di...
Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Kalau 100% Terlalu Dini
Infografis
Kaleidoskop 2025: 10...
Kaleidoskop 2025: 10 Fenomena Otomotif Sepanjang 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved