Reshuffle Kabinet Lagi Setelah Lebaran? Pengamat: Cukup Sampai di Situ

Kamis, 29 April 2021 - 05:24 WIB
loading...
Reshuffle Kabinet Lagi...
Presiden Jokowi disebut-sebut akan kembali melakukan reshuffle Kabinet Indonesia Maju setelah Lebaran Idul Fitri 2021.Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) disebut-sebut akan kembali melakukan reshuffle Kabinet Indonesia Maju setelah Lebaran Idul Fitri 2021.

Sebelumnya, Rabu (28/4/2021) Jokowi telah melakukan reshuffle kabinet setelah adanya perubahan nomenklatur kementerian. Dimana ada dua menteri dan satu kepala badan yang dilantik Jokowi.

Pertama Nadiem Makarim dilantik menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud-Ristek). Kemudian, Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Investasi, serta Laksana Tri Handoko sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Baca juga: Jokowi Resmi Lantik Mendikbudristek, Menteri Investasi dan Kepala BRIN

Direktur Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI), Hendri Satrio, mengatakan, jika benar akan ada reshuffle setelah Lebaran maka diharapkan menjadi reshuffle terakhir sebelum Pemilihan Presiden tahun 2024.

“Ya enggak apa-apa kalau pak Jokowi mau reshuffle lagi. Mudah-mudahan saja nanti yang setelah Lebaran itu reshuffle terakhir sebelum 2024,” ungkap Hendri melalui pesan singkat, Kamis (29/4/2021).

Artinya, kata Hendri, jika benar reshuffle terjadi maka akan menjadi reshuffle pamungkas untuk bisa mensolidkan partai-partai politik. Sehingga, bisa jadi untuk memfokuskan memberikan legacy atau warisan yang baik dari Kabinet Indonesia Maju.

Baca juga: Puan: Pelantikan Menteri Akhiri Spekulasi Politik, Reshuffle Besar-Besaran Tak Terjadi

Bisa jadi, kata Hendri, akan banyak perubahan di dalam kabinet, termasuk misalnya masuknya Partai Amanat Nasional (PAN) ke dalam pemerintahan. “Mungkin nanti di Mei itu akan banyak perubahan-perubahan, termasuk masuknya PAN, misalnya ke pemerintahan gitu. Atau ada beberapa menteri-menteri strategis yang mungkin diganti,” katanya.

“Ya enggak apa-apa juga sih, kalau pengennya pak Jokowi begitu, ya boleh gitu,” tutup Hendri.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Republik Ceko vs Afrika...
Republik Ceko vs Afrika Selatan 1-1: Peluang Lolos ke Fase Gugur Kian Menipis
Berita Terkini
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Infografis
Singapura Bukan Lagi...
Singapura Bukan Lagi Menjadi Negara Teraman di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved