Di Podcast Youtube Deddy Corbuzier, Siti Fadilah Bongkar Soal Corona, Bill Gates hingga WHO

Kamis, 21 Mei 2020 - 22:15 WIB
loading...
Di Podcast Youtube Deddy...
Siti Fadilah melalui podcast di akun Youtube Deddy Corbuzier. Foto/Youtube
A A A
JAKARTA - Mantan Menteri Kesehatan (Menkes) di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Siti Fadilah Supari , mengungkap sejumlah permasalahan yang pernah menjeratnya, hingga kini mendekam dalam penjara.

(Baca juga: Di Tengah Wabah Corona, Beredar Surat dari Siti Fadilah Supari untuk Jokowi)

Hal itu diungkapkan Siti Fadilah melalui podcast di akun Youtube Deddy Corbuzier. Video tersebut baru diunggah hari ini, Kamis (21/5/2020) yang berjudul Siti Fadilah, Sebuah Konspirasi - Saya Dikorbankan (Eksklusif). Dari pengamatan SINDOnews, hingga pukul 21.27 WIB, jumlah penontonnya mencapai 805,956 views.

(Baca juga: Dari Penjara, Siti Fadilah Beri Tahu Jokowi Cara Hadapi Corona)

Nama Siti Fadilah sendiri kembali mencuat saat pandemi virus Corona (Covid-19) dan menyuarakan agar Indonesia tidak tunduk dengan World Health Organization (WHO) serta tidak menggunakan vaksin dari Bill Gates.

"Jadi ada sesuatu yang aneh, saya ikutin Bill Gates ini, di salah satu forum ekonomi internasional. Dia jadi pembicara utama, bahwa di situ dia bilang nanti akan terjadi pandemi. Anehnya dia mempersiapkan vaksin," jelas Siti Fadilah.

"Ini dia kan (Bill Gates) bukan dokter, dia enggak pernah sekolah kedokteran, kenapa dia begitu fasihnya menganalisa akan terjadi pandemi, menganalisa dunia akan butuh vaksin sekian miliar. Untuk saya itu tidak masuk di akal," sambung Siti Fadilah.

Dia menegaskan, bahwa Bill Gates merupakan sosok yang dikenal sebagai pebisnis, merupakan seorang ahli komputer. "Mungkin dia ahli virus di komputer, tapi kan virus di manusia berbeda," kata dia.

Siti adalah sosok yang mampu menentang WHO saat wabah flu burung merebak di Indonesia beberapa tahun silam. Dia mampu menang melawan WHO dan berhasil mereformasi, sehingga tidak terjadi pembelian massal vaksin untuk flu burung dan pandemi berhasil diselesaikan di tangan Siti Fadilah kala itu.

"Ya tidak ada vaksin untuk flu burung, karena kita tolak. Saya membuktikan virus flu burung tidak menular dan tidak perlu vaksin. Saya stop flu burung, tidak dengan vaksin," tegas Siti Fadilah yang saat ini tengah terbaring sakit di rumah sakit.

Sedangkan untuk virus Corona ini, Siti Fadilah menilainya sama dengan flu burung. Kata dia, setiap muncul pandemi suatu virus, maka akan ada vaksin dan obat.

"Itu bisa ketebak, bisa ditebak. Kalau orang tidak siap sebelum pandemi, semua orang pasti bingung. Tapi ini ada sekelompok yang ada siap vaksinnya, jadi ini soal bisnis," kata perempuan kelahiran 6 November 1949 ini.

Siti Fadilah melanjutkan, kalau pandemi itu munculnya bisnis atau komersialisasi vaksin, maka bisa dipastikan akan terjadi pandemi yang akan datang.

"Kalau ada komersialisasi vaksin, artinya virus diperjualbelikan. Maka pasti si industri vaksin ini akan menyusun kekuatan baru untuk mengadakan pandemi berikutnya, karena panen," ungkapnya.

Deddy Corbuzier pun menanyakan, apakah ini merupakan bagian dari perang atau bio warfare? Diakui Siti Fadilah dirinya tidak bisa membuktikan. "Mungkin China korban, Amerika mungkin juga korban. Perkiraan saya belum tentu benar atau salah," singkat Siti.

Seandainya Siti Fadilah masih menjabat Menkes, dirinya menekankan kepada pemerintah harus mandiri, enggak perlu vaksin kita buat sendiri vaksinya. Selain itu antibody orang Indonesia sangat luar biasa. "Kita mampulah (buat vaksin), saya yakin bisa," ungkapnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MK Tolak Gugatan Dharma...
MK Tolak Gugatan Dharma Pongrekun Atas UU Kesehatan: Kepatuhan Warga adalah Konsekuensi Logis
Indonesia Butuh Koalisi...
Indonesia Butuh Koalisi Advokasi untuk Percepat Adopsi Inovasi Kesehatan
Program Binawan Eropa...
Program Binawan Eropa Antarkan 36 Perawat Indonesia Berkarier di Eropa
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
Hidup dengan Multiple...
Hidup dengan Multiple Sclerosis, Penderita Kelihatan Baik-baik Saja meski Berjuang Dalam Diam
Menjaga Sendi Tetap...
Menjaga Sendi Tetap Sehat agar Nyaman Bergerak di Setiap Usia
Studi: 2 dari 5 Orang...
Studi: 2 dari 5 Orang Kardiovaskular Berisiko Serangan Jantung dan Stroke
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Rekomendasi
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
Rahasia Keharmonisan...
Rahasia Keharmonisan Rumah Tangga Menurut Kisah Umar bin Khattab
MUF Dorong Adopsi Kendaraan...
MUF Dorong Adopsi Kendaraan Listrik bagi Nasabah Bank Mandiri lewat EV Coffee & Drive
Berita Terkini
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Apartemen Disita Jelang...
Apartemen Disita Jelang Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Buka Suara
Tepis Isu Pecah Kongsi...
Tepis Isu Pecah Kongsi dengan Dokter Tifa, Roy Suryo: Saling Membersamai
Nilai Hakim Abaikan...
Nilai Hakim Abaikan Fakta Persidangan, Nadiem Makarim Bakal Lapor ke KY
Tim Hukum Jokowi Endus...
Tim Hukum Jokowi Endus Strategi Pecah Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved