Muhammadiyah Gelar Vaksinasi Lintas Agama di Universitas Buya Hamka
Sabtu, 24 April 2021 - 23:00 WIB
loading...
A
A
A
Dalam program vaksinasi ini, menurut Umi Syarqiah pihaknya sejauh ini sudah melibatkan 84 rumah sakit Muhammadiyah dan Aisyiyah di seluruh Indonesia. “Untuk di Jakarta kami melibatkan aliansi Rumah Sakit Islam Jakarta (RSIJ) ada RSIJ Cempaka Putih, Pondok Kopi, Sukapura Jakarta Utara dan RS Jiwa Islam Klender. Khusus di Uhamka ini kami melibatkan RS Ibu dan Anak Muhammadiyah Cipondoh serta tim dokter Fakultas Kedokteran Uhamka,” ungkapnya.
Dokter Halimatus Sa’diah (Dokter Diah), Kepala Bidang Pembimbingan dan Pengendalian Faktor Risiko Kesehatan Haji, Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan mengatakan vaksinasi adalah strategi pemerintah untuk mengurangi risiko kesakitan dan kematian. Oleh karena itu, pemerintah membuat skema vaksinasi nasional yang dimulai dari lini terdepan, yaitu tenaga kesehatan yang sudah selesai pada Januari-Februari 2021.
“Kelompok kedua yaitu lansia dan pelayanan publik yang saat ini sedang berjalan diharapkan selesai pada akhir April 2021 ini dan nanti akan dilanjutkan pada kelompok rentan,” ujarnya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran Uhamka, dokter Wawang S. Sukarya mengatakan,kegiatan ini bisa terselenggara di Uhamka utamanya atas dukungan dari MCCC PP Muhammadiyah, Kementerian Kesehatan dan berbagai pihak lainnya. Dokter Wawang mengungkapkan kegembiraannya karena Muhammadiyah bisa terlibat dalam vaksinasi.
Dokter Halimatus Sa’diah (Dokter Diah), Kepala Bidang Pembimbingan dan Pengendalian Faktor Risiko Kesehatan Haji, Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan mengatakan vaksinasi adalah strategi pemerintah untuk mengurangi risiko kesakitan dan kematian. Oleh karena itu, pemerintah membuat skema vaksinasi nasional yang dimulai dari lini terdepan, yaitu tenaga kesehatan yang sudah selesai pada Januari-Februari 2021.
“Kelompok kedua yaitu lansia dan pelayanan publik yang saat ini sedang berjalan diharapkan selesai pada akhir April 2021 ini dan nanti akan dilanjutkan pada kelompok rentan,” ujarnya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran Uhamka, dokter Wawang S. Sukarya mengatakan,kegiatan ini bisa terselenggara di Uhamka utamanya atas dukungan dari MCCC PP Muhammadiyah, Kementerian Kesehatan dan berbagai pihak lainnya. Dokter Wawang mengungkapkan kegembiraannya karena Muhammadiyah bisa terlibat dalam vaksinasi.
(wib)
Lihat Juga :